⌂ Beranda News Ilmuwan Inggris: Bukti Smartphone Rusak Otak Anak Masih Minim

Ilmuwan Inggris: Bukti Smartphone Rusak Otak Anak Masih Minim

Ilmuwan Inggris: Bukti Smartphone Rusak Otak Anak Masih Minim
Anak menggunakan smartphone dengan ekspresi khawatir
A A Ukuran Teks16px

Kekhawatiran tentang dampak buruk smartphone pada otak anak terus bergulir. Namun, para ilmuwan Inggris justru menyatakan bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut masih sangat minim.

Pandangan ini mengemuka dalam sidang Komite Sains, Inovasi, dan Teknologi Parlemen Inggris. Sidang tersebut menyelidiki dampak perangkat digital dan media sosial terhadap perkembangan otak anak-anak dan remaja.

>>> Disdik Jateng Tetapkan Aturan dan Syarat Jalur Prestasi SPMB 2026

Profesor Denis Mareschal dari Birkbeck, University of London, menjelaskan bahwa penelitian yang membuktikan hubungan sebab-akibat antara penggunaan perangkat digital dan perkembangan otak anak masih terbatas.

Sebagian besar studi hanya menunjukkan korelasi, bukan kausalitas.

Profesor Sarah-Jayne Blakemore dari University of Cambridge menambahkan bahwa bukti mengenai dampak smartphone atau media sosial terhadap otak remaja masih sedikit.

Studi yang ada umumnya berukuran kecil dan belum berhasil direplikasi secara luas.

Kerentanan Otak Remaja dan Stimulasi Digital

Blakemore menjelaskan bahwa masa remaja merupakan periode penting perkembangan otak. Sistem penghargaan bekerja sangat aktif, sementara prefrontal cortex yang mengendalikan impuls masih terus berkembang.

Kondisi ini membuat remaja lebih rentan mencari stimulasi menyenangkan, termasuk dari media sosial. "Bahkan orang dewasa sering kesulitan meletakkan ponsel ketika menemukan konten menarik.

Bagi anak-anak, tantangannya lebih besar karena kemampuan pengendalian diri masih berkembang," ujar Blakemore.

Dr. Dusana Dorjee dari University of York menyoroti masalah displacement atau tergesernya aktivitas penting akibat penggunaan layar berlebihan.

Anak-anak belajar banyak keterampilan melalui interaksi langsung, bermain, berolahraga, dan eksplorasi lingkungan.

>>> Cara Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026 dan Jadwal Pekan Ini

"Pertanyaan pentingnya bukan hanya apa yang dilakukan anak saat menggunakan perangkat digital, tetapi apa yang tidak mereka lakukan karena menggunakan perangkat tersebut," kata Dorjee.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM