⌂ Beranda News Tersangka Korupsi Imigrasi Panik Alihkan Aset Saat KPK Bergerak

Tersangka Korupsi Imigrasi Panik Alihkan Aset Saat KPK Bergerak

Tersangka Korupsi Imigrasi Panik Alihkan Aset Saat KPK Bergerak
Petugas KPK melakukan penggeledahan di rumah tersangka korupsi imigrasi
A A Ukuran Teks16px

"Itu yang kemudian setiap hari Jumat dibagiin, gitu kan. Nah, selain itu juga, kalau ada kebutuhan-kebutuhan insidental, ya ada yang menggunakan uang itu," katanya.

Penyidik KPK kemudian memantau pergerakan dana tersebut.

Salah satu titik penting penyidikan muncul ketika terdeteksi adanya transaksi transfer yang berkaitan dengan pendistribusian uang hasil dugaan pemerasan.

"Terus ada transfer uang, m-banking-lah ya. Nah, itulah awal mulanya tangkap tangan," kata Budi.

>>> Ahmad Sugiri Manfaatkan Mobile JKN untuk Kontrol Tiroid Gratis

Para tersangka ini memindahkan uang korupsi menggunakan rekening nominee. Rekening-rekening tersebut kerap dibuka dan ditutup secara bergantian untuk menyamarkan aliran uang.

in2

Bahkan sejumlah rekening atas nama pegawai pendukung, seperti office boy, juga digunakan dalam praktik tersebut.

Dalam kasus ini, untuk sementara KPK telah menetapkan delapan tersangka.

KPK juga menyita berbagai aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dalam perkara pemerasan pengurusan dokumen keimigrasian.

Nilai keseluruhan barang bukti yang diamankan mencapai sekitar Rp 17,5 miliar.

Dari tersangka Juniadi Sri Priambudi, penyidik menyita saldo rekening senilai Rp 2,2 miliar, tiga sertifikat hak milik bidang tanah di Jakarta, tiga unit mobil, lima unit sepeda motor, serta dua unit sepeda.

Sedangkan dari tersangka Gusti Benardiansyah (GST), KPK mengamankan empat akun aset kripto senilai Rp 1,2 miliar.

Selain itu, penyidik juga menyita empat unit mobil, satu unit truk towing, tujuh unit sepeda motor, satu bundel BPKB kendaraan roda dua, delapan unit sepeda, serta emas seberat 500 gram.

Adapun dari tersangka Ronald Arman Abdullah (RAA), penyidik menyita saldo rekening bank, 18 keping emas dengan total berat 200 gram, serta sejumlah mata uang asing yang terdiri dari US$ 14.500, SGD 10 ribu, dan SAR 30.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru