Ia mengaku sang paman tidak akan menyukai keputusan tersebut jika ia tetap mengambil proyek di Stadion Wembley.
"Hubungan antara pemain dan suporter sangat penting.
Momen ketika para pemain menatap ke arah tribune dan para suporter bernyanyi untuk mereka, lalu mereka membalas nyanyian itu, benar-benar menjadi momen yang istimewa," ujar Cundy.
Dalam wawancara terpisah, Gallagher meluruskan bahwa dirinya hanya diminta terlibat dalam proyek bersama musisi lain, bukan menulis lagu baru secara mandiri.
Proyek era 1990-an tersebut akhirnya kalah populer dari lagu tema Three Lions.
"Saya selalu mendukung Irlandia sejak kecil," kata Gallagher.
Musisi asal Manchester tersebut menegaskan bahwa pembuatan lagu tema untuk tim sepak bola bukanlah gaya musik yang biasa ia kerjakan.
Timnas Inggris kini bersiap menghadapi laga kedua mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 pada Selasa malam.
"Saat itu Oasis diminta membuat lagu untuk Inggris dan tampil di Wembley. Paman-paman saya pasti akan membunuh saya jika saya melakukannya," ujar Gallagher.
"Saya pernah diminta terlibat dalam salah satunya, tetapi tidak pernah diminta menulis lagu," kata Gallagher.
"Kalau tidak salah itu proyek untuk Inggris pada era 1990-an. Ada Ocean Colour Scene dan Ian McCulloch yang ikut terlibat.
Saya bahkan tidak terlalu ingat lagunya karena akhirnya tenggelam oleh Three Lions," ujar Gallagher.
>>> Sejarah Kopi Americano: Dari Protes Teh hingga Siasat Tentara AS
"Itu bukan sesuatu yang akan saya tulis," kata Gallagher.