⌂ Beranda News 19% Penduduk RI Belum Terhubung Internet, Ini Janji Pemerintah

19% Penduduk RI Belum Terhubung Internet, Ini Janji Pemerintah

19% Penduduk RI Belum Terhubung Internet, Ini Janji Pemerintah
Ilustrasi: 19% Penduduk RI Belum Terhubung Internet, Ini Janji Pemerintah
A A Ukuran Teks16px

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa sekitar 19% penduduk Indonesia masih belum terhubung ke internet.

Hal itu disampaikan Meutya saat membuka acara Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

>>> Messi Hanya Butuh 4 Laga Samakan Total Gol Ronaldo di Piala Dunia

Meutya menjelaskan, saat ini sekitar 230 juta masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet, atau lebih dari 81% dari total populasi nasional.

"Namun kita masih memiliki pekerjaan rumah karena sekitar 19 persen penduduk belum terhubung internet," ujar Meutya.

Berdasarkan data pemerintah, ada sekitar 3.000 desa yang belum tersedia akses internet. Hal ini menjadi tantangan yang harus diselesaikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Meutya menilai tantangan tersebut dapat diselesaikan melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri telekomunikasi, terutama dengan percepatan implementasi jaringan 5G di Indonesia.

"Kalau dilakukan bersama-sama, apalagi dengan pengembangan 5G yang sedang kita dorong, mudah-mudahan kebutuhan ini bisa kita penuhi," tuturnya.

>>> PSSI Pastikan Timnas Indonesia Absen di Sepakbola Asian Games 2026

Selain memperluas konektivitas, pemerintah juga mengevaluasi kondisi industri telekomunikasi nasional.

Komdigi mencatat industri masih menghadapi tantangan seperti tingginya belanja modal (capex) dan penurunan rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU).

Pemerintah berupaya menjaga kesehatan industri agar mampu terus berinvestasi dalam pembangunan jaringan dan perluasan akses internet di berbagai daerah.

Meutya menegaskan, pemerataan akses digital menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional yang saat ini mencapai sekitar USD 99 miliar, atau sepertiga ekonomi digital ASEAN.

Ia menambahkan, manfaat transformasi digital harus dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk warga di daerah terpencil, petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga generasi muda.

>>> Schneider OffGrid Portable Power Station Resmi Meluncur di Indonesia

"Setiap keterhubungan harus berdampak pada pertumbuhan dan keterjagaan. Tugas kita bukan hanya meningkatkan angka konektivitas, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkas Meutya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru