⌂ Beranda News Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia

Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia

Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia
Ilustrasi: Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia
A A Ukuran Teks16px

Beberapa perusahaan yang sebelumnya memecat karyawan demi digantikan oleh kecerdasan buatan (AI) kini mulai menyesal.

Pandangan bahwa AI dapat melakukan segalanya perlahan berubah, mendorong perusahaan untuk merekrut kembali karyawan manusia.

>>> Deretan Foto Absurd yang Bikin Geleng Kepala, Tak Habis Pikir!

Perubahan arah ini juga dipicu oleh kekhawatiran para investor terhadap keberlanjutan tren AI.

Contoh Perusahaan yang Berbalik Arah

Ford menjadi salah satu contoh perusahaan yang mempekerjakan kembali ratusan insinyur manusia berpengalaman. Langkah ini diambil untuk menangani masalah kualitas yang tidak dapat diselesaikan oleh sistem otomatis.

Charles Poon, vice president of vehicle hardware engineering Ford, menyatakan bahwa alat AI memang luar biasa, namun kualitasnya bergantung pada informasi yang digunakan untuk melatihnya.

in2

Commonwealth Bank of Australia (CBA) dan IBM juga termasuk perusahaan yang kini lebih fokus pada sumber daya manusia.

Tahun lalu, CBA memberhentikan lebih dari 40 staf layanan pelanggan dan menggantinya dengan bot suara AI.

Namun, sistem AI tersebut tidak mampu mengatasi seluruh permintaan pelanggan, yang berujung pada peningkatan jumlah panggilan. Hal ini mendorong CBA membatalkan pemangkasan staf.

Serikat pekerja sektor keuangan Australia menyebut pembatalan PHK ini sebagai kemenangan besar. CBA mengakui tidak mempertimbangkan semua aspek bisnis yang relevan saat mengumumkan PHK tersebut.

Sementara itu, IBM mengganti fungsi SDM-nya dengan AI yang menangani sekitar 94% tugas rutin.

>>> Kantor DFB Digeledah Terkait Korupsi Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Namun, AI tersebut tidak mampu memenuhi 6% tugas sisanya, yang sering kali melibatkan dilema etis.

Akibatnya, IBM mengumumkan rencana untuk meningkatkan perekrutan manusia. Kepala sumber daya manusia IBM, Nickle LaMoreaux, menekankan pentingnya investasi pada rekrutmen tingkat pemula untuk masa depan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru