⌂ Beranda News Negosiator Ransomware Berkhianat, Bantu Hacker Peras Klien Sendiri

Negosiator Ransomware Berkhianat, Bantu Hacker Peras Klien Sendiri

Negosiator Ransomware Berkhianat, Bantu Hacker Peras Klien Sendiri
Ilustrasi: Negosiator Ransomware Berkhianat, Bantu Hacker Peras Klien Sendiri
A A Ukuran Teks16px

Seorang negosiator ransomware yang seharusnya membantu perusahaan menghadapi serangan siber justru berkhianat.

Angelo Martino (41) dijatuhi hukuman 70 bulan penjara oleh jaksa federal AS setelah mengaku bersalah berkonspirasi dengan afiliator ransomware BlackCat.

>>> Proyek Mobil Otonom Apple yang Batal Lahirkan Chip AI Super Kencang

Martino sebelumnya bekerja untuk DigitalMint, perusahaan penanganan insiden ransomware.

Dalam perannya, ia memiliki akses ke informasi rahasia korban seperti batas polis asuransi siber dan strategi negosiasi internal.

Alih-alih membela klien, ia menggunakan akses tersebut untuk membantu peretas menguras uang korban. Dokumen pengadilan mengungkapkan Martino berkomunikasi dengan operator BlackCat melalui jalur rahasia di luar pantauan kliennya.

Ia memanfaatkan fungsi perantara khusus di panel BlackCat dan aplikasi pesan terenkripsi Tox.

"Tujuan dari komunikasi obrolan perantara ini adalah untuk memaksimalkan pembayaran tebusan yang dibayarkan oleh para korban kepada aktor BlackCat," tulis pihak kejaksaan.

Informasi rahasia seperti batas maksimal asuransi yang bisa diklaim korban dibocorkan Martino. Berbekal informasi itu, peretas tahu persis jumlah maksimal yang bisa mereka peras.

Sebagai imbalan, Martino menerima potongan pembayaran tebusan dalam bentuk kripto.

Akibat ulahnya, antara April hingga September 2023, lima klien terpaksa membayar total lebih dari USD 75 juta (sekitar Rp 1,1 triliun) kepada afiliator BlackCat.

Jaksa meyakini jumlah ini jauh lebih tinggi dari yang seharusnya jika Martino tidak membocorkan rahasia.

Para korban berasal dari berbagai sektor, mulai dari layanan keuangan, perawatan kesehatan, ritel, hingga organisasi nirlaba.

>>> Haaland: Piala Dunia 2026 Bikin Norwegia Makin Dikenal

Naik Pangkat Jadi Hacker

Tidak puas hanya menjadi informan, pada Mei 2023 Martino mendapatkan akses afiliasi ke platform ransomware BlackCat.

Akses yang biasanya hanya diberikan kepada mitra tepercaya untuk menyebarkan malware ini ia bagikan kepada dua rekan: Kevin Martin dan Ryan Goldberg.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM