Rivalitas antara Inggris dan Argentina di Piala Dunia telah menghasilkan sejumlah momen paling berkesan dalam sejarah turnamen.
Pada Piala Dunia 1966, pertandingan perempatfinal di Wembley diwarnai insiden kontroversial.
>>> Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026, Paredes: Mimpi Jadi Nyata
Wasit asal Jerman, Rudolf Kreitlein, mengusir kapten Argentina, Antonio Rattin, pada 23 Juli 1966.
Seluruh tim Argentina meninggalkan lapangan sebagai protes atas keputusan tersebut.
Geoff Hurst kemudian mencetak gol tunggal yang membawa Inggris menang 1-0 dan melaju ke semifinal.
Momen Kontroversial di Piala Dunia 1986 dan 1998
Dua dekade kemudian, Diego Maradona menciptakan dua gol legendaris dalam satu pertandingan perempatfinal Piala Dunia 1986.
>>> Negosiator Ransomware Berkhianat, Bantu Hacker Peras Klien Sendiri
Gol pertama dikenal sebagai 'Gol Tangan Tuhan', di mana Maradona menggunakan tangannya untuk memasukkan bola.
Gol kedua adalah solo-run spektakuler dari tengah lapangan melewati beberapa pemain Inggris.
Pada Piala Dunia 1998, David Beckham menjadi sorotan setelah diganjar kartu merah dalam duel melawan Argentina.
Kartu merah tersebut terjadi di babak 16 besar dan mempengaruhi jalannya pertandingan.
>>> Proyek Mobil Otonom Apple yang Batal Lahirkan Chip AI Super Kencang
Inggris dan Argentina kembali bertemu di semifinal Piala Dunia 2026 pada 16 Juli mendatang.

