Para peneliti dari KAIST Korea Selatan dan Universitas Stanford telah mengembangkan sebuah pakaian robotik inovatif yang mampu terpasang secara otomatis pada tubuh penggunanya, mengingatkan pada kostum Iron Man.
Proses pemasangan pakaian ini diklaim hanya memakan waktu 10 detik tanpa memerlukan bantuan tangan.
>>> Otoritas Pelindungan Data Pribadi Segera Dibentuk Independen
Teknologi ini menggunakan sistem bertenaga udara yang terintegrasi langsung ke dalam pakaian. Pakaian akan bergerak dari bawah ke atas dengan membalikkan bagian dalamnya keluar, menyesuaikan bentuk tubuh pemakainya.
Mekanisme kerjanya terinspirasi dari cara tumbuhan rambat tumbuh dan beradaptasi dengan lingkungannya.
Dua tabung yang ditempatkan di dekat kaki berfungsi mendorong pakaian secara stabil, bahkan pada permukaan yang tidak rata atau melengkung.
Seorang profesor teknik sipil dan lingkungan di KAIST, Ryu Jee-Hwan, menjelaskan bahwa tumbuhan dapat melewati celah sempit dan bergerak tanpa terpengaruh kondisi permukaan.
>>> Tata Kota Kotak-kotak Barcelona: Sejarah di Balik Pola Unik
Ide ini muncul saat peneliti KAIST, Kim Nam-gyun, membayangkan jas hujan yang bisa mengembang sendiri saat bersepeda dalam hujan.
Penelitian yang diterbitkan di IEEE Robotics and Automation Letters ini memenangkan Penghargaan IEEE KAIST 2024.
Para peneliti melihat potensi besar pakaian robotik ini di lingkungan ruang bersih semikonduktor, di mana pemasangan pakaian pelindung biasanya memakan waktu 15 hingga 30 menit.
>>> Rekap Wakil Indonesia di 16 Besar China Open 2026: 4 Lolos, 3 Gugur
Teknologi ini masih dalam tahap prototipe eksperimental dan belum ada informasi mengenai tanggal perilisannya.
