⌂ Beranda News Telkom Catat Pendapatan Rp75,9 Triliun di Semester I 2026, Naik 3,9%

Telkom Catat Pendapatan Rp75,9 Triliun di Semester I 2026, Naik 3,9%

Telkom Catat Pendapatan Rp75,9 Triliun di Semester I 2026, Naik 3,9%
Ilustrasi: Telkom Catat Pendapatan Rp75,9 Triliun di Semester I 2026, Naik 3,9%
A A Ukuran Teks16px

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatatkan kinerja positif pada semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9% secara tahunan (YoY).

Peningkatan ini juga diikuti oleh pertumbuhan EBITDA sebesar 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun dan laba bersih normalisasi yang naik 6,2% YoY menjadi Rp11,3 triliun.

>>> Samsung Galaxy S26 FE Lolos TKDN, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat

Laba bersih Telkom tercatat sebesar Rp10,6 triliun atau meningkat 1,4% YoY, sementara arus kas operasional mencapai Rp34,9 triliun atau tumbuh 7% YoY.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30.

"Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pertumbuhan Pendapatan Segmen

Pada segmen B2C, Telkomsel membukukan pendapatan Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan Digital Business Data sebesar 11% pada semester pertama 2026.

>>> Real Madrid Tunda Peresmian Yan Diomande Akibat Sengketa Agen

Average Revenue Per User (ARPU) mobile juga meningkat menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9% YoY, seiring peningkatan konsumsi layanan data masyarakat.

Di layanan fixed broadband, ARPU IndiHome meningkat 3,4% menjadi Rp211.000, sementara rasio konvergensi naik menjadi 65% sebagai bagian dari strategi membangun basis pelanggan yang lebih berkualitas.

Sementara itu, pada segmen B2B Infrastructure, Telkom mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 19% YoY menjadi Rp33,1 triliun.

Kinerja ini ditopang peningkatan pendapatan Data, Internet, dan IT Service. Bisnis data center melalui NeutraDC juga terus diperkuat untuk mendukung kebutuhan infrastruktur digital.

Telkom menyelesaikan proses streamlining terhadap 10 entitas dan merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun, yang mayoritas dialokasikan pada pengembangan bisnis prioritas.

>>> Kim Sang-sik Targetkan Kemenangan atas Indonesia untuk Lolos Piala AFF

Telkom akan terus memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM