Hiu Greenland (Somniosus microcephalus) memegang rekor sebagai vertebrata dengan umur terpanjang di Bumi, beberapa di antaranya diperkirakan mampu hidup lebih dari 400 tahun.
Anggapan umum yang menyatakan hiu ini hampir buta karena parasit yang menempel di matanya kini mulai dipatahkan oleh penelitian terbaru.
>>> Street Art 3D Mengagumkan yang Buat Tembok Terlihat Hidup
Penglihatan yang Tetap Berfungsi
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa sistem penglihatan hiu Greenland masih berfungsi baik meskipun hidup di lingkungan gelap laut dalam Arktik.
Para peneliti menganalisis jaringan mata hiu menggunakan pendekatan genomik, histologi, dan biologi molekuler.
Hasilnya mengungkapkan bahwa retina hiu tidak menunjukkan tanda-tanda degenerasi, bahkan pada individu yang sangat tua.
Gen-gen yang berperan dalam mendeteksi cahaya redup juga ditemukan masih aktif, sesuai dengan habitat mereka yang minim cahaya.
Meskipun parasit krustasea Ommatokoita elongata sering menempel pada kornea, peneliti meyakini hiu masih mampu menangkap cahaya dan membedakan kontras.
>>> Jogja Run'nShine 2026 Siap Digelar, Targetkan 3.500 Peserta
Kemampuan ini dinilai cukup untuk bertahan hidup di laut dalam, di samping mengandalkan indra penciuman dan sistem garis rusuk.
Lingkungan ekstrem dengan suhu mencapai -1,1 derajat Celsius dan kedalaman hingga 3.000 meter membuat hiu ini tumbuh sangat lambat, hanya sekitar satu sentimeter per tahun.
Metabolisme yang lambat diduga menjadi salah satu faktor kunci yang memungkinkan mereka hidup selama berabad-abad.
Penelitian ini tidak hanya mengubah pemahaman tentang hiu Greenland, tetapi juga membuka potensi petunjuk baru untuk studi penuaan dan penyakit mata pada manusia.
>>> Mohamed Salah Menuju Trabzonspor untuk Negosiasi Transfer
Kemampuan hiu mempertahankan fungsi retina selama ratusan tahun menawarkan wawasan tentang mekanisme biologis pelindung jaringan mata dari kerusakan usia.

