Kelompok peretas SilverFox melancarkan aksi berbahaya dengan memanfaatkan tren kecerdasan buatan untuk menyusup ke jaringan perusahaan.
Tim Kaspersky GReAT mengungkapkan bahwa target serangan ini mencakup berbagai negara termasuk Indonesia.
>>> Alasan Peneliti Elit Tinggalkan Gaji Rp 2 Miliar untuk Jadi Petani
Modus Penyebaran Claude Palsu
Para peretas mendistribusikan aplikasi Claude palsu untuk sistem operasi Windows, macOS, dan Linux.
Langkah ini dirancang untuk mengecoh pertahanan keamanan korporasi yang sedang masif mengadopsi teknologi AI.
>>> Klasemen dan Hasil Liga Spanyol: Barcelona Pesta Gol atas Elche
Sebelumnya, kelompok ini juga menyebarkan ribuan email phishing berkedok pemberitahuan audit pajak fiktif.
>>> Barcelona Awali Musim dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Elche
Pakar keamanan menyarankan perusahaan untuk memperkuat pertahanan dengan strategi berbasis AI serta arsitektur Zero Trust.