Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan dukungan terhadap rencana Presiden Partai Buruh Said Iqbal bergabung ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Informasi yang diterima Andi Gani menyebutkan Said Iqbal bakal ditunjuk sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan.
>>> Kementan Dorong Investasi Sapi Perah untuk Penuhi Kebutuhan Susu Nasional
"Belum lama ini saya mendapatkan informasi Presiden KSPI Bung Said Iqbal akan ditunjuk menjadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan tentu saya pun memberikan dukungan penuh," kata Andi Gani.
Langkah pemimpin buruh masuk ke struktur kekuasaan dinilai akan menciptakan sinergitas yang baik bagi perjuangan buruh di Indonesia.
Komunikasi intensif terus dibangun antar-pimpinan organisasi pekerja, baik di dalam maupun di luar pemerintahan.
"Merupakan suatu sinergitas yang luar biasa pimpinan buruh yang memilih berada di lingkaran kekuasaan dan pimpinan buruh yang memilih di luar pemerintahan untuk saling mendukung terhadap perjuangan buruh Indonesia," ujar Andi Gani.
Andi Gani juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapat tawaran menjadi Ketua Dewan Kesejahteraan Buruh setingkat menteri.
Tawaran serupa sudah datang sejak era Presiden Joko Widodo, namun ia memilih tetap konsisten mengabdi di luar pemerintahan.
"Awalnya saya yang diminta menjadi Ketua Dewan Kesejahteraan Buruh setingkat menteri.
>>> Pemerintah Impor 80 Persen Susu untuk Penuhi Kebutuhan Nasional
Saat itu saya menjelaskan sejak era Pak Jokowi saya sudah diminta untuk masuk Kabinet mengurus ketenagakerjaan tetapi sejak awal saya sudah memiliki komitmen untuk mengabdikan diri saya secara total sebagai Presiden Buruh," jelasnya.
Ia menyampaikan pilihan tersebut langsung kepada Presiden Prabowo dan mendapat pengertian.
Selain Said Iqbal, nama tokoh buruh lain seperti Jumhur Hidayat juga sempat mencuat untuk mengisi pos di kabinet.
Andi Gani langsung menyatakan dukungan dan menitipkan pesan agar idealisme perjuangan buruh tidak luntur.
"Menjelang May Day saya diberi tahu ada tokoh buruh yang dipilih untuk masuk kabinet, yaitu Bung Jumhur Hidayat dan saya langsung menyatakan dukungan penuh kepada Bung Jumhur dan juga memberikan pesan supaya idealisme perjuangan buruh tidak boleh ditinggalkan walaupun sudah masuk di dalam pemerintahan," katanya.
Ia meyakini para tokoh buruh yang masuk birokrasi akan tetap membela kepentingan kelas pekerja.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi merespons positif spekulasi bergabungnya Said Iqbal.
>>> Polisi Tangkap Empat Pembobol Rumah Kosong di Simalungun
"Ya, kemungkinan ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Berhubungan dengan kiprah beliau," kata Prasetyo Hadi di kompleks Istana Presiden, Kamis (4/6/2026).