⌂ Beranda News OPEC+ Akan Naikkan Target Produksi Minyak untuk Keempat Kalinya

OPEC+ Akan Naikkan Target Produksi Minyak untuk Keempat Kalinya

OPEC+ Akan Naikkan Target Produksi Minyak untuk Keempat Kalinya
Ilustrasi tumpukan barel minyak mentah
A A Ukuran Teks16px

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC+) segera menyetujui peningkatan target produksi minyak bumi pada Minggu (7/6/2026). Langkah ini diambil untuk mengatasi krisis pasokan global.

Kebijakan tersebut menjadi keputusan penambahan produksi untuk keempat kalinya dalam beberapa bulan terakhir.

>>> KITB dan KKP Sepakati Penataan Ruang Laut di Kawasan Batang

Sebanyak tujuh anggota inti diperkirakan menaikkan target sekitar 188.000 barel per hari (bpd) mulai Juli mendatang.

Dampak Konflik AS-Iran

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran telah memotong arus pengiriman komoditas melalui Selat Hormuz.

Akibatnya, Arab Saudi dan anggota utama lainnya kesulitan memenuhi permintaan pelanggan secara penuh sejak akhir Februari.

Kondisi internal organisasi juga terguncang setelah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan keluar dari keanggotaan OPEC setelah bergabung hampir 60 tahun.

Meskipun demikian, tujuh negara inti sempat mendongkrak kuota produksi hingga mendekati 600.000 bpd sepanjang April hingga Juni.

>>> Timnas Indonesia U-19 Bungkam Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026

Data internal menunjukkan total produksi kelompok sempat anjlok akibat pemangkasan ekspor oleh negara-negara Teluk.

Rata-rata volume pasokan merosot menjadi 33,19 juta bpd pada April dari sebelumnya 42,77 juta bpd pada Februari.

Angka kenaikan target untuk Juli sengaja disamakan dengan volume pada Juni.

Jumlah tersebut telah disesuaikan turun dari rencana awal sebesar 206.000 bpd pada April dan Mei demi mengakomodasi keluarnya UEA.

Pertemuan menteri OPEC+ secara penuh pada Minggu ini diperkirakan tidak akan menghasilkan perubahan kebijakan fundamental lain.

>>> Timnas U19 Indonesia Kalahkan Vietnam, Lolos ke Semifinal Piala AFF U19

Tujuh negara dari total 21 anggota yang mengadakan pertemuan adalah Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, Rusia, dan Oman.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru