Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026.
Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp 18.132 per dolar AS pada pukul 09.11 WIB.
>>> IHSG Anjlok ke Level Terendah Sejak 2020, Aksi Jual Asing Masif
Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS menguat 0,53 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di Rp 18.036.
Pada awal pembukaan, dolar AS sudah bergerak naik 0,44 persen ke posisi Rp 18.114,5.
Sepanjang hari ini, pergerakan dolar AS diperkirakan berada dalam rentang Rp 18.104,5 hingga Rp 18.116,5.
Secara akumulasi sejak awal tahun 2026, dolar AS telah menguat 8,60 persen terhadap rupiah.
>>> Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi
Performa Dolar AS terhadap Mata Uang Lain
Meski menguat terhadap rupiah, dolar AS justru melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Terhadap euro (EUR), dolar AS turun 0,01 persen.
Sementara terhadap poundsterling (GBP) melemah 0,10 persen.
Pelemahan juga terjadi terhadap dolar Australia (AUD) sebesar 0,07 persen. Namun, dolar AS berhasil menguat tipis 0,04 persen terhadap yen Jepang (JPY).
>>> FIFA Izinkan Penonton Bawa Botol Air Minum ke Stadion Piala Dunia 2026
Di hadapan franc Swiss (CHF), dolar AS menguat 0,21 persen. Penguatan juga terjadi terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,10 persen.