⌂ Beranda News Gempa Filipina M 7,7 Picu Kepanikan Siswa di Gorontalo

Gempa Filipina M 7,7 Picu Kepanikan Siswa di Gorontalo

Gempa Filipina M 7,7 Picu Kepanikan Siswa di Gorontalo
Siswa SDN 41 Hulontalangi berlarian keluar kelas saat sirine tsunami berbunyi
A A Ukuran Teks16px

Sirine peringatan dini tsunami berbunyi di SDN 41 Hulontalangi, Kota Gorontalo, pada Senin (8/6/2026). Bunyi tersebut memicu kepanikan siswa dan guru yang langsung berhamburan keluar kelas.

Peringatan itu dipicu oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di Mindanao, Filipina.

>>> Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok 8 Persen, Circuit Breaker Diaktifkan

Pusat gempa berada di laut pada koordinat 5,80° LU dan 125,14° BT.

Gempa terjadi pada pukul 07.37 Wita. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan getaran terasa hingga ke Kota Gorontalo.

Pihak sekolah langsung mengaktifkan sirine sebagai respons terhadap ancaman gempa. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.

Para siswa bersama guru segera berkumpul di lapangan sekolah. Mereka mengosongkan ruang kelas menuju tempat terbuka setelah mendapat instruksi dari guru.

>>> Ekspansi EMMO di Papua Dipertanyakan, Jakarta Belum Beroperasi

Suasana panik terekam dalam sebuah video. Anak-anak tampak berlarian keluar kelas saat sirine berbunyi.

"Informasi anak-anak sekolah di sana.

Anak-anak SD 41 Hulonthalangi Kota Gorontalo lagi panik keluar dari dalam kelas karena ada bunyi sirene," kata Moh Tahir Laendeng, Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo.

Ia menjelaskan bahwa sirine sengaja dibunyikan oleh pihak sekolah. "Bunyi sirene dari sekolah itu sendiri yang guru akan bunyikan, sehingga anak-anak takut karena ada gempa," ujarnya.

>>> Kalah dari Indonesia, Vietnam Tunggu Nasib di Piala AFF U-19

Kejadian ini menunjukkan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bencana. Prosedur evakuasi berjalan cepat meskipun sempat terjadi kepanikan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru