Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap manajemen penyelenggara Djakarta Warehouse Project (DWP).
Pemeriksaan ini dijadwalkan pada Senin, 8 Juni 2026, untuk mendalami kasus dugaan penyalahgunaan gas nitrous oxide atau gas tertawa bermerek Whip Pink.
>>> Bursa Korsel Anjlok, Circuit Breaker Diaktifkan Akibat Jual Massal
Langkah ini dilakukan setelah polisi menemukan adanya promosi penjualan gas N2O yang terintegrasi dengan penyelenggaraan festival musik DWP pada tahun 2023.
Kepala Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi agenda pemeriksaan di Subdit III Dittipidnarkoba pada sore hari.
"Hari ini, Senin tanggal 8 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, penyidik Subdit III Dittipidnarkoba akan melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP).
Ini terkait dengan promosi penjualan Whip Pink bersamaan dengan acara DWP tahun 2023," kata Brigjen Eko kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Pihak kepolisian belum merinci poin-poin pertanyaan yang diajukan kepada penyelenggara. Namun, Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan bahwa perwakilan manajemen dipastikan memenuhi panggilan penyidik.
Promosi yang menjadi objek penyelidikan diunggah oleh akun Instagram resmi Whip Pink pada 3 Desember 2023.
>>> IHSG Anjlok 2,87% di Sesi Pertama 8 Juni 2026, Rupiah Ikut Melemah
Materi iklan digital tersebut menawarkan program penjualan tabung gas N2O dengan skema beli lima gratis satu khusus untuk ajang DWP XV yang digelar di Bali.
Sebelum memeriksa manajemen DWP, polisi telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah figur publik dan pembuat konten media sosial yang diketahui pernah membeli serta mempromosikan produk gas tersebut.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, sebelumnya menjelaskan bahwa strategi pemasaran produk gas tertawa ini memang memanfaatkan ajang festival musik besar.
"Nah, whip pink ini juga tahun lalu, beberapa tahun lalu sudah marak. Bahkan menjadi menambah promo di dalam DWP yang dilaksanakan di Bali tahun lalu," ujar Zulkarnain.
Skema penjualan dalam festival tersebut dinilai masif karena menawarkan keuntungan langsung bagi pembeli dalam jumlah tertentu. "Kalau beli 5 tabung, dapat free 1 tabung.
>>> AS Kecualikan Indonesia dari Kebijakan Tarif Tambahan Berkat Komitmen Ketenagakerjaan
Sampai sebegitunyalah kondisi sebaran penggunaan Whip Pink ini," tambah Zulkarnain.