Sektor ekowisata di Arab Saudi menunjukkan pertumbuhan signifikan. Al Urumah Season, salah satu inisiator ekowisata, berhasil memecahkan rekor kunjungan.
Agenda yang berlangsung selama enam bulan terakhir ini mendatangkan sebanyak 800 ribu pelancong.
>>> Anak Perempuan 12 Tahun Terseret 1 Km Gagalkan Pencurian Motor di Klaten
Angka tersebut berkontribusi besar pada total pengunjung yang mencapai 2 juta orang sejak pertama kali digelar lima tahun lalu.
Minat pelancong terhadap objek wisata berbasis konservasi alam ini meningkat masif. Pada pergelaran awal, Al Urumah Season hanya menjaring sekitar 52 ribu orang.
Jumlah tersebut terus naik pada musim-musim berikutnya. Berturut-turut mencatatkan angka kunjungan 230 ribu, 300 ribu, hingga 400 ribu orang.
Lonjakan ini menjadi indikator kuat tingginya ketertarikan publik terhadap aktivitas penjelajahan alam bebas.
Para wisatawan umumnya menggemari aktivitas luar ruangan seperti berjalan kaki menjelajahi area pegunungan Arab dengan panduan tenaga profesional.
>>> Harga Minyak Dunia Menguat Usai Iran dan Israel Sepakat Hentikan Serangan
Beragam Aktivitas dan Dukungan Visi Saudi 2030
Kawasan Al Urumah menawarkan 14 jenis aktivitas rekreatif. Beberapa di antaranya meliputi bersepeda, mendaki, menunggang kuda, menunggang unta, hingga berburu foto galaksi Bima Sakti.
Destinasi ini merupakan bentangan gugusan pegunungan sepanjang 700 kilometer di timur kota Riyadh.
Wilayah ini populer karena menyuguhkan keindahan alam, keragaman flora dan fauna, serta kekayaan warisan budaya Arab.
Pemerintah Arab Saudi tengah gencar mengakselerasi sektor pariwisata domestik. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pembukaan destinasi baru, pengembangan kawasan perkotaan, dan optimalisasi kunjungan ke situs bersejarah.
Upaya ini sejalan dengan peta jalan Visi Saudi 2030 yang diinisiasi Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.
>>> ASDP Anjurkan Kapasitas Baterai Motor Listrik 30 Persen Saat Dikirim
Dalam rencana tersebut, pariwisata diposisikan sebagai pilar utama penggerak roda ekonomi baru Arab Saudi.