⌂ Beranda News Telkom Rombak Dewan Komisaris untuk Perkuat Transformasi Digital

Telkom Rombak Dewan Komisaris untuk Perkuat Transformasi Digital

Telkom Rombak Dewan Komisaris untuk Perkuat Transformasi Digital
Grafik saham Telkom yang anjlok menyentuh batas auto reject bawah
A A Ukuran Teks16px

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) merombak susunan dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Emiten berkode TLKM ini mengangkat Edwin Hidayat Abdullah sebagai Komisaris dan Anthony Leong sebagai Komisaris Independen.

>>> KPK Teliti Fakta Persidangan Kasus Bea Cukai Terkait Raffi Ahmad

Keduanya menggantikan Rionald Silaban dan Silmy Karim. Sementara itu, tidak ada perubahan pada jajaran direksi perseroan.

Kombinasi Ideal untuk Kedaulatan Digital

Pengamat teknologi dan kebijakan digital Institut Teknologi Bandung (ITB), Agung Harsoyo, menilai susunan baru ini merupakan kombinasi ideal untuk mempercepat kedaulatan digital Indonesia.

Menurut Agung, masuknya Edwin Hidayat Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dapat memperkuat sinergi antara Telkom dan pemerintah.

"Masuknya Edwin Hidayat Abdullah memberikan nilai tambah yang sangat signifikan bagi Telkom. Beliau memahami secara mendalam arah kebijakan digital nasional," ujar Agung dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Ia menambahkan, kehadiran Edwin bersama Angga Raka Prabowo yang menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Komisaris Utama Telkom diyakini mampu memperkuat kesinambungan antara transformasi korporasi dan kebijakan pemerintah.

Kolaborasi tersebut dapat mempercepat implementasi program prioritas Kemenkomdigi, yaitu T3 (Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga), serta mendukung restrukturisasi Telkom.

>>> Timnas Indonesia Turun ke Peringkat 119 FIFA Jelang Hadapi Mozambik

"Kombinasi figur yang memahami aspek regulasi sekaligus dinamika industri akan membuat proses penyelarasan kebijakan dan implementasi bisnis berjalan semakin efektif," kata Agung.

Ia juga menilai keberadaan Edwin akan memperkuat sinergi kepemimpinan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid dengan Angga Raka Prabowo dalam menjalankan agenda digital nasional.

"Manajemen yang profesional dengan dukungan komisaris yang memahami industri digital merupakan kombinasi yang sangat kuat bagi Telkom untuk menjawab tantangan masa depan," tambahnya.

Sebagai BUMN digital terbesar di Indonesia, Telkom memiliki peran strategis dalam mendukung kedaulatan digital nasional.

Pasar menaruh harapan agar Telkom dapat memainkan peran lebih agresif dalam membangun ekosistem digital nasional, memperkuat infrastruktur digital strategis, serta meningkatkan daya saing Indonesia.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Telkom diharapkan menjadi perusahaan yang lebih sehat, efisien, dan kompetitif di bawah pengelolaan Danantara.

>>> iMe Indonesia Buka Penjualan Tiket Presale Konser BTS di Jakarta

Perseroan telah menjalankan berbagai langkah transformasi, termasuk konsolidasi anak usaha melalui penggabungan sejumlah perusahaan dan penataan lisensi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru