⌂ Beranda News PT Dirgantara Indonesia Cari Pemilik Dua Pesawat Misterius Terbengkalai

PT Dirgantara Indonesia Cari Pemilik Dua Pesawat Misterius Terbengkalai

PT Dirgantara Indonesia Cari Pemilik Dua Pesawat Misterius Terbengkalai
Dua pesawat terbengkalai di area PT Dirgantara Indonesia
A A Ukuran Teks16px

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) tengah berupaya mencari pemilik sah dari dua unit pesawat yang telah terbengkalai di kawasan perusahaan selama kurang lebih dua dekade.

Identitas pemilik kedua pesawat yang tidak bertuan ini masih menjadi misteri. Untuk menelusuri asal-usulnya, manajemen PTDI bahkan telah mempublikasikan pengumuman resmi melalui akun Instagram mereka, @ptdiofficial.

>>> Krisis Memori Picu Kenaikan Harga Kartu Grafis Kelas Menengah

Berdasarkan dokumentasi yang diunggah, kedua pesawat tersebut memiliki corak warna putih dan hijau. Masing-masing badan pesawat tertera tulisan "BURAQ" dan "CAMAR".

Kondisi eksterior kedua armada tampak sangat memprihatinkan, dipenuhi kotoran, dan tidak mendapatkan perawatan memadai.

Penampilannya terlihat kumuh karena diparkir di area terbuka tanpa perlindungan hanggar, sehingga terus-menerus terpapar cuaca.

Upaya Pencarian Pemilik

Manager Komunikasi Perusahaan dan Hubungan Kelembagaan PTDI, Adi Prastowo, membenarkan bahwa pihaknya sedang melacak pemilik aset tersebut. Operasional penyimpanan kedua pesawat ini diketahui sudah berlangsung sejak tahun 2005.

"Dua pesawat berlabel Bouraq dan Camar itu dimasukkan ke PTDI sekitar 2005," kata Adi.

Upaya korespondensi telah dilakukan oleh manajemen PTDI kepada entitas yang diduga bertanggung jawab atas kepemilikan.

>>> Kemensos Buka 3.053 Formasi Guru Sekolah Rakyat 2026 untuk PPPK

Pihak PT ANI, yang kini sudah berganti kepemilikan, menyatakan tidak memiliki kaitan dengan pesawat tersebut.

Penelusuran internal sempat mengarah pada indikasi keterlibatan salah satu perusahaan milik negara. Namun, PT PANN, yang sempat didatangi manajemen PTDI, telah dilikuidasi oleh pemerintah pada Februari 2026.

Kurator PT PANN menyatakan dua pesawat tersebut tidak terdaftar dalam catatan aset mereka.

Langkah pencarian kini dialihkan melalui pemanfaatan platform digital. Pengumuman di akun @officialptdi memuat detail visual dan deskripsi lengkap kedua pesawat tersebut.

Adi menegaskan bahwa pengumuman digital tersebut merupakan bagian dari prosedur resmi perusahaan. "Pengumuman di atas adalah syarat kami dari aspek legal untuk melakukan tindakan selanjutnya.

>>> Cegah Perundungan di Sekolah Lewat Diskusi Berbasis Pertanyaan

Barangkali ada pemilik sah terakhir atas kedua pesawat tersebut," jelas Adi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru