⌂ Beranda News UMY Catat Penurunan Pendaftar Mahasiswa Baru Lima Tahun Terakhir

UMY Catat Penurunan Pendaftar Mahasiswa Baru Lima Tahun Terakhir

UMY Catat Penurunan Pendaftar Mahasiswa Baru Lima Tahun Terakhir
Gedung Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
A A Ukuran Teks16px

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencatat tren penurunan jumlah pendaftar mahasiswa baru dalam periode lima tahun terakhir. Situasi ini terjadi secara berturut-turut sejak tahun 2022.

Rektor UMY, Prof Dr Achmad Nurmandi, menyampaikan bahwa jumlah pendaftar yang dulu mencapai hampir 25 ribu, kini menurun drastis.

>>> Barcelona Bidik Cesc Fabregas Gantikan Hansi Flick

Tahun lalu, pendaftar hanya mencapai 18 ribu orang, menunjukkan penurunan sekitar 4.000 hingga 5.000 calon mahasiswa dibandingkan lima tahun sebelumnya.

Kondisi tahun ini menunjukkan penurunan yang lebih signifikan, dengan jumlah pendaftar baru berkisar 12 ribu orang. Dari jumlah tersebut, 3.000 calon mahasiswa mendaftar melalui jalur beasiswa.

Prof Dr Achmad Nurmandi menambahkan bahwa persentase calon mahasiswa yang melakukan daftar ulang di UMY tahun ini menjadi yang terendah sejak 2022, mencapai sekitar 40 persen dari total yang diterima.

Penurunan ini diperkirakan mencapai 20-25 persen untuk tahun ini.

Faktor Penyebab Penurunan Pendaftar

Faktor utama penurunan ini diduga kuat karena sistem kuota jalur mandiri Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang membuka daya tampung besar hingga akhir Juli.

Jalur mandiri PTN kini banyak yang tidak memerlukan tes, cukup menggunakan seleksi rapor atau nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

>>> Chatib Basri: Pelemahan Rupiah 2026 Berbeda dengan Krisis 1998

Masyarakat masih memiliki persepsi keliru bahwa kualitas PTN pasti lebih baik dan biayanya lebih murah dibandingkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Padahal, biaya PTN saat ini bisa lebih mahal daripada PTS, dan anggapan kualitas PTN lebih baik belum tentu selalu benar.

Manajemen UMY mengusulkan kepada pemerintah untuk meninjau ulang besaran kuota jalur mandiri PTN yang mencapai 50 persen.

Selain itu, UMY juga menyarankan agar jadwal penerimaan mahasiswa baru disatukan secara terpusat untuk menghindari periode yang terlalu lama.

Untuk mengantisipasi penurunan peminat, UMY meluncurkan beberapa program studi baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

>>> Apple Intelligence Ganti Kata Sandi Otomatis untuk Keamanan Pengguna

Program studi baru tersebut meliputi kepelatihan olahraga, EI, bisnis digital, psikologi, serta rencana penambahan kriminologi dan peace and conflict.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru