Manajemen Barcelona telah mengidentifikasi Cesc Fabregas sebagai kandidat utama untuk posisi pelatih di masa depan, terutama jika Hansi Flick memutuskan untuk hengkang.
Radio Catalunya melaporkan pada Selasa, 9 Juni 2026, bahwa petinggi klub telah mengambil langkah proaktif.
>>> Chatib Basri: Pelemahan Rupiah 2026 Berbeda dengan Krisis 1998
Seorang utusan klub, Alejandro Echevarria, yang merupakan orang kepercayaan Presiden Joan Laporta, telah mengunjungi markas Como beberapa bulan lalu.
Kunjungan ini bertujuan untuk mengajukan tawaran kepada Fabregas.
Ketertarikan Barcelona terhadap Fabregas muncul menyusul kinerja impresifnya bersama Como di Serie A.
Di bawah kepelatihannya, tim tersebut berhasil finis di peringkat keempat klasemen Serie A musim 2025/2026.
Prestasi tersebut juga mengukir sejarah bagi Como, yang untuk pertama kalinya lolos ke Liga Champions. Keberhasilan ini menempatkan Fabregas sebagai pilihan utama, mengesampingkan nama lain.
>>> Apple Intelligence Ganti Kata Sandi Otomatis untuk Keamanan Pengguna
Pilihan terhadap Fabregas secara otomatis menyingkirkan mantan pelatih Barcelona, Luis Enrique, dari daftar incaran.
Media AS melaporkan bahwa Barcelona menghadapi kendala finansial untuk menyamai gaji Enrique yang mencapai 12 juta euro per tahun di Paris Saint-Germain.
Selain masalah gaji, Barcelona juga dilaporkan mengalami ketidakcocokan manajemen dengan metode taktis Enrique di ruang ganti pemain. Faktor-faktor ini memperkuat keputusan klub untuk tidak melanjutkan pendekatan terhadap Enrique.
Posisi Hansi Flick saat ini sebenarnya masih sangat aman di Spotify Camp Nou.
Ia telah meraih dua gelar LaLiga dan satu trofi Copa del Rey dalam dua musim pertamanya.
>>> Donald Trump Pastikan Dua Pilot Helikopter Apache AS Selamat
Barcelona tetap mengambil langkah antisipasi dengan membidik Fabregas, meskipun Flick baru saja menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2028, dengan opsi tambahan satu tahun.