Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak signifikan pada perdagangan Selasa, 9 Juni 2026.
Penguatan ini dipicu oleh apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta membaiknya sentimen pasar.
>>> Houthi Blokir Kapal Israel di Laut Merah dan Luncurkan Rudal
Berdasarkan data Stockbit, IHSG melesat sebesar 404,51 poin atau tumbuh 7,57 persen menuju level 5.746,648.
Indeks LQ45 juga meroket hingga 7,99 persen ke posisi 569,322.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp 27,25 triliun.
Volume perdagangan menyentuh 44,32 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,70 juta kali.
Sektor Perbankan Jadi Motor Penggerak
Laju IHSG disokong oleh kenaikan harga saham sejumlah emiten berkapitalisasi besar. Sektor perbankan menjadi motor penggerak utama.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melambung 10,24 persen ke angka Rp 4.090 per saham.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 11,90 persen ke Rp 1.175, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 8,64 persen menjadi Rp 3.270 per saham.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkerek 7,72 persen menuju Rp 2.790.
Sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terapresiasi 6,19 persen ke level Rp 5.150 per saham.
Pada kelompok saham LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) membukukan lonjakan tertinggi sebesar 21,09 persen menjadi Rp 775 per saham.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melesat 19,86 persen ke Rp 1.660, dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menanjak 16,20 persen ke posisi Rp 208 per saham.
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) meningkat 14,23 persen ke Rp 1.365.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 13,83 persen menjadi Rp 2.880 per saham.
>>> Rawat Baterai Motor Listrik agar Awet hingga Lima Tahun
Sebaliknya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menjadi satu-satunya saham LQ45 yang terkoreksi dengan penurunan 0,34 persen ke level Rp 21.800 per saham.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bergerak stagnan pada posisi Rp 50 per saham.