Pebalap Moto3 asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, mengungkapkan kerinduannya terhadap kuliner khas Indonesia. Ia sudah dua setengah tahun menetap di Eropa untuk menekuni karier balap.
Pernyataan itu disampaikan Veda saat bertemu awak media di Jakarta pada Selasa (9/6/2026).
>>> Joey Pelupessy Soroti Jarak Pemain di Lini Tengah Timnas Indonesia
Ia mengaku sangat senang bisa kembali ke Tanah Air dan langsung menyantap makanan favoritnya.
“Seneng udah bisa balik, udah bisa ngerasain masakan Indonesia lagi. Kemarin makan soto, ya senang,” ujar Veda.
Adaptasi di Spanyol
Pebalap kelahiran 23 November 2008 ini pertama kali tinggal di Eropa pada 2024. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk bahasa, cuaca dingin, dan makanan.
“Tapi sekarang sudah mulai terbiasa karena sudah dua tahun setengah di Spanyol,” kata Veda.
Selama pekan balapan, tim Honda menyediakan hidangan khas Eropa seperti pasta, salad, dan steak. Namun, di apartemen, Veda biasa memasak sendiri bersama Mario Aji dan rider lain.
>>> Ekonom Proyeksikan Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Cicilan KPR Nasabah
“Sempat masak bakso sendiri, bikin dagingnya giling sendiri. Terus sempat masak opor juga.
Jadi sebenarnya bebas, yang penting nggak terlalu banyak gula dan minyak,” tambahnya.
Meski bisa memasak sendiri, kerinduan terhadap cita rasa lokal tetap ada. Veda mengaku ingin menyantap bakso, soto, mie kuah, dan gudeg.
Veda merupakan putra mantan pebalap nasional Sudarmono. Ia menembus panggung internasional setelah juara Asia Talent Cup 2023.
>>> PHRI Desak Penertiban Akomodasi Ilegal dan OTA Asing Tanpa Kantor Resmi
Prestasinya juga mencakup runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 dan menjadi pebalap Indonesia pertama yang naik podium di Moto3.