⌂ Beranda News Bank Indonesia Pastikan Cadangan Devisa Aman Melebihi Standar IMF

Bank Indonesia Pastikan Cadangan Devisa Aman Melebihi Standar IMF

Bank Indonesia Pastikan Cadangan Devisa Aman Melebihi Standar IMF
Ilustrasi cadangan devisa Indonesia aman
A A Ukuran Teks16px

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membantah anggapan bahwa cadangan devisa negara mulai menipis akibat langkah stabilisasi nilai tukar rupiah.

Ia memastikan posisi cadangan devisa masih aman di atas standar internasional pada Selasa (9/6/2026).

>>> Prancis dan Jerman Batalkan Proyek Jet Tempur FCAS

BI menggunakan indikator Adequacy Reserve Asset (ARA) dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mengukur kecukupan tersebut. Indikator ini digunakan dalam menghadapi tekanan pasar keuangan.

"Lebih dari cukup. BI itu selalu mengukur berapa jumlah cadangan devisa yang cukup," kata Perry Warjiyo.

Sistem perhitungan tersebut mencakup mitigasi risiko terhadap pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi ini dinilai masih berada dalam kondisi sangat aman.

"Berapa cadangan devisa untuk bisa meng-cover pelemahan rupiah yang dalam. Kami ukur-ukur itu dan sekarang masih lebih dari 115 persen," ujar Perry Warjiyo.

Kondisi eksternal Indonesia dipastikan tetap terjaga. Jumlah cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan sekitar enam bulan impor.

"Jadi jangan khawatir, jumlah cadangan devisa lebih dari cukup," kata Perry Warjiyo.

>>> Polda Banten Selidiki Penyerangan Suporter Bola di Kragilan Serang

Di sisi lain, penurunan posisi cadangan devisa Indonesia tercatat pada akhir Mei 2026 menjadi 144,9 miliar dollar AS.

Sebelumnya, posisi cadangan devisa mencapai 146,2 miliar dollar AS.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan penurunan dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri, penerbitan global bond, penerimaan pajak dan jasa, serta stabilisasi rupiah.

Cadangan devisa per Mei 2026 setara dengan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri.

Nilai tersebut masih jauh di atas standar internasional sebesar tiga bulan impor.

>>> PP Tunas Resmi Diterapkan, Pemerintah Lindungi Anak di Dunia Digital

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat 144,9 miliar dollar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir April 2026," kata Ramdan Denny Prakoso.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru