Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengamankan empat orang juru parkir liar di kawasan Blok M Square, Kebayoran Baru, pada Selasa (9/6/2026).
Penertiban ini dilakukan setelah adanya aktivitas perparkiran tanpa izin resmi yang sempat memicu keributan di media sosial.
>>> Jaksa: Nadiem Makarim Lakukan Strategi Kejahatan Kerah Putih dalam Korupsi Chromebook
Keempat pelaku terjaring dalam operasi tangkap tangan di area komersial tersebut.
Petugas kemudian mengangkut mereka menggunakan kendaraan operasional Dinas Sosial menuju Kantor Wali Kota Jakarta Selatan untuk pendataan dan pemeriksaan intensif.
"Ada empat orang diduga jukir yang kita amankan," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, dilansir Antara, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan interogasi awal, para pelaku diketahui beroperasi secara mandiri.
Penindakan ini dipicu oleh keluhan masyarakat di media sosial mengenai juru parkir yang sengaja menjaga slot parkir kosong sehingga memicu cekcok dengan pengunjung.
>>> Jaksa Tolak Pledoi Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Chromebook
"Tadi saya wawancarai langsung, mereka sepertinya inisiatif sendiri jadi jukir liar. Jadi bukan jukir yang dikoordinir gitu," ucapnya.
Bernad menambahkan bahwa motif ekonomi menjadi alasan utama di balik tindakan para pelaku. Mereka memanfaatkan tingginya kebutuhan ruang parkir dari para pengendara untuk mendapatkan keuntungan pribadi secara ilegal.
"Karena memang mereka lihat ada peluang untuk memarkirkan, ada yang ngasih lalu diterima. Tapi itu tetap pelanggaran Perda Ketertiban Umum," kata dia.
Pembinaan oleh Dinas Sosial
Proses pembinaan selanjutnya diserahkan kepada pihak Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. Institusi ini bertanggung jawab untuk memastikan para pelaku tidak mengulangi pelanggaran serupa di fasilitas umum.
Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Yan Vetansyah, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pendataan, pembinaan persuasif, serta mewajibkan penandatanganan surat pernyataan bermaterai.
>>> Microsoft: 95% Pemimpin Bisnis di Indonesia Siapkan Agen AI
"Setelah kita data dan membuat pernyataan, empat jukir kita pulangkan," katanya.