⌂ Beranda News Meta Gagalkan Serangan Spyware Baru yang Incar Pengguna WhatsApp

Meta Gagalkan Serangan Spyware Baru yang Incar Pengguna WhatsApp

Meta Gagalkan Serangan Spyware Baru yang Incar Pengguna WhatsApp
Ilustrasi keamanan siber Meta dan WhatsApp
A A Ukuran Teks16px

Meta, induk perusahaan WhatsApp, berhasil menggagalkan serangan spyware baru yang menargetkan pengguna aplikasi pesan instan tersebut.

Serangan ini diduga kuat melibatkan NSO Group, perusahaan keamanan asal Israel yang dikenal sebagai pencipta spyware Pegasus.

>>> Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Harga Pertamax

Metode Spear Phishing

WhatsApp mendeteksi upaya spear phishing yang dikaitkan dengan NSO Group.

Teknik ini mengelabui target agar menekan tautan berbahaya yang dikirimkan melalui pesan.

Jika tautan diklik, akses untuk memasang spyware ke perangkat korban akan terbuka.

Meta telah merilis daftar domain berbahaya yang terlibat dalam operasi ini.

Perusahaan juga menemukan dan memblokir sejumlah akun serta grup uji coba yang mendukung aktivitas peretasan.

Meta tidak merinci waktu pasti serangan atau jumlah pengguna yang menjadi target.

>>> Konversi Motor Bensin ke Listrik Digalakkan, Begini Prosesnya

Belum ada konfirmasi apakah ada korban yang berhasil diretas.

Perseteruan dengan NSO Group

Pada 2019, WhatsApp mendeteksi peretasan massal yang mengeksploitasi celah keamanan server mereka.

Spyware Pegasus saat itu menyebar ke lebih dari 1.400 pengguna di berbagai negara.

WhatsApp menggugat NSO Group ke pengadilan Amerika Serikat dan memenangkan putusan yang melarang NSO menargetkan WhatsApp atau penggunanya.

Meta menuding NSO Group melanggar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

>>> Pemprov DKI Kaji Penyesuaian Tarif Bus Transjabodetabek

Hingga saat ini, NSO Group belum memberikan komentar terkait tuduhan tersebut.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru