Lintasarta, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi, telah meluncurkan layanan baru bernama Intelligent Core.
Peluncuran ini bertujuan untuk menyediakan fondasi digital terintegrasi yang akan membantu perusahaan dalam mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI).
>>> John Herdman Temukan Fondasi Timnas Indonesia Usai FIFA Matchday
Solusi ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI yang semakin diadopsi oleh pelaku bisnis. Infrastruktur teknologi yang kuat menjadi kunci agar adopsi AI dapat berjalan maksimal.
"Melalui Intelligent Core, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu solusi yang aman, andal, dan saling terhubung," ujar Armand Hermawan, President Director sekaligus CEO Lintasarta.
Integrasi Intelligent Core menggabungkan empat layanan utama Lintasarta: konektivitas internet dan jaringan, layanan cloud, keamanan siber, serta kolaborasi-AI.
Penggabungan ini memungkinkan perusahaan untuk tidak perlu lagi mengelola banyak sistem terpisah saat melakukan transformasi digital.
>>> Jadwal Pertandingan Besar Fase Grup Piala Dunia 2026
Sistem ini dibangun berdasarkan tiga prinsip utama, yaitu kedaulatan digital, integrasi layanan, dan pengalaman pengguna yang mulus. Lintasarta juga menawarkan solusi spesifik untuk berbagai sektor industri.
Solusi tersebut meliputi Secure Banking Stack untuk perbankan, Sovereign Government Stack untuk pemerintahan, Smart Factory Stack untuk manufaktur, Connected Healthcare untuk sektor kesehatan, dan Omnichannel Retail untuk industri ritel.
Solusi-solusi ini dihadirkan untuk mempercepat adopsi AI, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat keamanan sistem.
Langkah ini sejalan dengan target jangka panjang Lintasarta untuk memosisikan diri sebagai mitra integrasi teknologi digital bagi dunia bisnis.
>>> Kenaikan Harga Pertamax Dinilai Tak Signifikan Dorong Inflasi
Saat ini, Lintasarta telah melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dengan 74.196 jaringan di berbagai sektor industri di Indonesia.