⌂ Beranda News Mengenal Pulau Ndana, Titik Terselatan Indonesia di Rote Ndao

Mengenal Pulau Ndana, Titik Terselatan Indonesia di Rote Ndao

Mengenal Pulau Ndana, Titik Terselatan Indonesia di Rote Ndao
Pulau Ndana, titik terselatan Indonesia di Rote Ndao
A A Ukuran Teks16px

Kabupaten Rote Ndao dikenal sebagai wilayah paling ujung selatan Indonesia. Daerah di Nusa Tenggara Timur ini memiliki keunikan geografis dan potensi wisata yang menarik.

Kabupaten Rote Ndao kini berusia 24 tahun, diresmikan pada 10 April 2002. Luas wilayahnya mencapai 1.280,10 kilometer persegi dengan populasi 152.613 jiwa menurut sensus 2024.

>>> Hakim Perintahkan Pemusnahan Tumbler Air Keras Kasus Andrie Yunus

Secara administratif, Rote Ndao terbagi menjadi 11 kecamatan, 7 kelurahan, dan 112 desa.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah ini berada di angka 65,79 pada 2023, menempati posisi ke-15 dari 22 kabupaten/kota di NTT.

Sektor pariwisata Rote Ndao bertumpu pada keindahan alam pesisir.

Pantai Nembrala di Desa Nembrala, Kecamatan Rote Barat, menjadi magnet wisatawan dengan pasir putih dan ombak yang cocok untuk peselancar.

Pantai Batu Termanu di Kecamatan Rote Tengah dapat diakses 15 menit dari ibu kota Baa.

Keunikannya berupa dua bongkahan batu raksasa, Batu Hun di lepas pantai dan Batu Suelai di tepian.

Masyarakat setempat menganggap sakral kedua batu yang disimbolkan sebagai laki-laki dan perempuan. Area ini kerap dijadikan lokasi ritual adat untuk memohon rezeki.

Pulau Ndana sebagai Titik Terluar

Meskipun Pulau Rote populer sebagai ujung selatan, titik geografis paling selatan Indonesia sebenarnya berada di Pulau Ndana.

Pulau ini juga dikenal dengan nama Pulau Pamana, terletak di Kecamatan Rote Barat Daya.

>>> Amnesty International Pertanyakan Pemusnahan Barang Bukti Kasus Air Keras Andrie Yunus

Secara astronomis, Pulau Ndana merupakan titik paling selatan Indonesia sekaligus benua Asia. Wilayah ini masuk dalam daftar 111 pulau terluar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pulau Ndana tidak berpenghuni.

Kawasan ini dijaga oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI yang bertugas bergantian setiap sembilan bulan untuk menjaga kedaulatan negara.

Meski dijaga ketat, masyarakat umum tetap boleh berkunjung.

Pulau Ndana didominasi lanskap iklim kering khas NTT yang menjadi habitat berbagai fauna.

Hewan yang hidup di pulau ini meliputi rusa timor, itik liar, sanca timor, raja udang, tekukur, dan burung elang.

Perairan sekitar pulau memiliki keanekaragaman biota laut yang menarik penyelam profesional. Pada musim tertentu, penyelam dapat menjumpai pari manta, penyu hijau, dugong, hingga hiu paus.

Wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Ndana dapat menggunakan jasa operator wisata lokal di Nemberala atau Desa Oeseli.

>>> Polisi Amankan Pelajar Penyerang Pemotor di Bogor Tengah

Pengunjung disarankan memeriksa musim, prakiraan cuaca, dan arus laut sebelum menyeberang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru