⌂ Beranda News Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Dideportasi AS karena Dugaan Terorisme

Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Dideportasi AS karena Dugaan Terorisme

Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Dideportasi AS karena Dugaan Terorisme
Wasit Omar Artan ditahan petugas imigrasi di bandara
A A Ukuran Teks16px

Wasit asal Somalia, Omar Artan, gagal bertugas di Piala Dunia 2026 setelah dideportasi oleh otoritas Amerika Serikat. Ia dipulangkan paksa akibat dugaan keterlibatan dengan jaringan terorisme.

Pembatalan izin masuk terjadi setelah Artan mendarat di Bandara Internasional Miami pada Sabtu (6/6/2026). Pria berusia 34 tahun itu baru tiba dari Turki.

>>> Nico Paz Bantah Kabar Cedera Lutut Parah Usai Lawan Islandia

Petugas perbatasan melakukan interogasi intensif selama 11 jam. Mereka memeriksa situasi politik di Somalia dan dugaan hubungan Artan dengan kelompok teroris Al Shabaab.

Artan sempat ditahan di penjara bandara selama beberapa jam. Meskipun ia membantah semua tuduhan, otoritas tetap menolak dokumen masuknya.

Petugas imigrasi kemudian menerbangkan kembali wasit berstatus Wasit Terbaik Afrika 2025 itu ke Turki.

>>> Roberto Martinez Yakin Ronaldo Jadi Kekuatan Besar Portugal di Piala Dunia 2026

Respons FIFA dan Pemerintah AS

Direktur Eksekutif Gugus Tugas FIFA sekaligus pejabat Gedung Putih, Andrew Giuliani, membela langkah petugas imigrasi. "Itu adalah keputusan yang tepat oleh bea cukai dan patroli perbatasan," katanya.

Giuliani menegaskan bahwa pengetatan jalur masuk merupakan komitmen pengamanan nasional. "Siapa pun yang berkomunikasi dengan tokoh-tokoh jahat tidak akan diizinkan masuk," ujarnya.

Kebijakan ini sejalan dengan status Somalia yang masuk dalam daftar hitam Presiden AS Donald Trump.

>>> Pakistan vs Afghanistan di Final Diamond Jubilee Tournament 2026

AS mengategorikan Somalia sebagai wilayah perlindungan bagi kelompok teroris yang mengancam keamanan dalam negeri.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru