⌂ Beranda News PT Esa Medika Mandiri Perluas Jaringan dan Manufaktur Alat Kesehatan

PT Esa Medika Mandiri Perluas Jaringan dan Manufaktur Alat Kesehatan

PT Esa Medika Mandiri Perluas Jaringan dan Manufaktur Alat Kesehatan
Peralatan medis di rumah sakit
A A Ukuran Teks16px

PT Esa Medika Mandiri berencana meningkatkan kapasitas manufaktur dan memperluas jaringan distribusi nasional. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan menangkap peluang pertumbuhan industri alat kesehatan di Indonesia.

Rencana tersebut disiapkan di tengah meningkatnya kebutuhan fasilitas kesehatan terhadap peralatan medis. Perusahaan juga berupaya memperkuat posisinya di bisnis distribusi dan manufaktur alat kesehatan.

>>> Baterai Mobil Listrik Berisiko Rusak Akibat Tekanan Banjir

Strategi Pengembangan Usaha

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Florian Chris Widjaja mengatakan, pengembangan kapasitas manufaktur dan jaringan distribusi merupakan kelanjutan fondasi bisnis yang telah dibangun perusahaan selama lebih dari 25 tahun.

"Selama lebih dari 25 tahun, PT Esa Medika Mandiri tumbuh dengan berfokus pada kebutuhan fasilitas kesehatan di Indonesia, terutama pada layanan-layanan kritikal yang membutuhkan keandalan produk, ketepatan layanan, dan kesinambungan dukungan operasional," kata Florian dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

"Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat fondasi bisnis yang telah dibangun secara bertahap melalui kombinasi distribusi, manufaktur, dan kemitraan strategis," lanjut dia.

Menurut Florian, penguatan usaha dilakukan melalui pengembangan jaringan distribusi, peningkatan kapasitas manufaktur, serta kerja sama dengan berbagai mitra internasional di bidang teknologi alat kesehatan.

"Strategi itu penting untuk mendukung kebutuhan pasar yang terus berkembang seiring peningkatan kapasitas layanan kesehatan nasional," ujarnya.

PT Esa Medika Mandiri didirikan pada 2000 dan membangun bisnis melalui jaringan distribusi nasional, fasilitas manufaktur, serta penyediaan peralatan untuk ruang operasi, unit perawatan intensif (ICU), dan instalasi gawat darurat (IGD).

Perusahaan yang semula bergerak sebagai distributor alat kesehatan itu kemudian memperluas kegiatan usahanya ke bidang manufaktur dan penyediaan solusi kesehatan bagi rumah sakit serta fasilitas kesehatan.

Untuk memperkuat jangkauan layanan, perusahaan membuka kantor perwakilan di Semarang, Medan, Bandung, dan Surabaya.

Hingga 2026, Esa Medika Mandiri memiliki satu kantor pusat, dua fasilitas manufaktur, empat kantor perwakilan, serta jaringan tenaga pemasaran di berbagai wilayah Indonesia.

>>> Insta360 Luncurkan Kamera Gimbal Saku Luna Ultra untuk Vlogger

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru