⌂ Beranda News Sufmi Dasco Ahmad: Pembelian Saham BCA Tak Masalah Asal Lewat Mekanisme Pasar

Sufmi Dasco Ahmad: Pembelian Saham BCA Tak Masalah Asal Lewat Mekanisme Pasar

Sufmi Dasco Ahmad: Pembelian Saham BCA Tak Masalah Asal Lewat Mekanisme Pasar
Grafik saham BCA dan IHSG
A A Ukuran Teks16px

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal pembelian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di pasar modal.

Menurutnya, transaksi tersebut tidak menjadi masalah selama dilakukan sesuai mekanisme pasar yang berlaku.

>>> Gianni Infantino Sambut Kehadiran Iran di Piala Dunia 2026

Pernyataan itu disampaikan Dasco di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026). Ia menilai harga saham BBCA saat ini sedang cukup murah.

"Saya pikir kalau Bank BCA sepanjang dilakukan dengan mekanisme pasar, ya apalagi saat ini kan sahamnya sedang lumayan agak murah ya dibeli aja," kata Dasco.

Politisi itu memandang emiten berkode saham BBCA sebagai representasi entitas bisnis swasta nasional yang strategis bagi perekonomian.

"Karena apa namanya, dengan termasuk swasta nasional yang strategis, sepanjang itu melalui mekanisme pasar pembeliannya, itu nggak ada masalah menurut saya.

Silakan aja dibeli," tuturnya.

>>> Australian Open 2026: Alwi Farhan dan Ubed Lolos ke Perempat Final

Pada perdagangan pagi hari yang sama, harga saham BBCA tercatat naik 1,7 persen ke level Rp 5.750 per lembar saham.

Kenaikan ini menjadikan BBCA sebagai emiten dengan performa paling positif di antara empat emiten big bank.

IHSG Justru Melemah

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru dibuka melemah.

Berdasarkan data RTI pada pukul 9.10 WIB, IHSG terkoreksi 0,22 persen atau turun 13,07 poin ke posisi 5.889,29.

IHSG bergerak di rentang tertinggi 5.929,55 dan terendah 5.850,57. Volume transaksi mencapai 3,60 miliar saham dengan nilai turnover Rp 2,14 triliun.

>>> Polisi Tangkap Dua Pelajar SMK Pelaku Pembacokan di Palmerah

Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 259.927 kali. Sebanyak 226 saham menguat, 297 saham melemah, dan 191 saham stagnan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru