Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (11/6/2026). Indeks terkoreksi 1,91% ke posisi 5.789,39.
Sebelumnya, IHSG sempat melonjak hampir 2% hingga menyentuh level tertinggi di 6.010,48 pada awal perdagangan pagi.
>>> Kemenag Usulkan Anggaran Rp9,6 Triliun untuk Kesejahteraan Guru Agama
Volume dan Nilai Transaksi
Volume perdagangan tercatat mencapai 22,25 miliar saham hingga tengah hari. Total nilai transaksi terkumpul Rp 12,67 triliun dengan frekuensi 1.530.107 kali.
Indeks LQ45 juga ikut merosot 1,85% pada sesi pertama. Secara keseluruhan, 500 saham melemah, 185 saham menguat, dan 128 saham stagnan.
Koreksi ini terjadi setelah IHSG mencatat penguatan besar dua hari beruntun. Pada Selasa (9/6) indeks naik 7,57%, disusul kenaikan 2,71% pada Rabu (10/6).
Saham Konglomerat dan Perbankan Tertekan
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) milik Prajogo Pangestu jatuh paling dalam, turun 11,64% ke Rp 645.
Emiten Prajogo lainnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), merosot 10,22% ke Rp 1.625.
>>> Mikel Merino Yakin Spanyol Mampu Kalahkan Siapa Pun di Piala Dunia 2026
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 9,66% menjadi Rp 1.590. Dari grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terpangkas 10,76% ke Rp 705.
Saham Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) juga turun 9,66% ke Rp 95. Sektor perbankan besar tidak luput dari tekanan jual.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin pelemahan dengan koreksi 3,47% ke Rp 2.780.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 1,88% ke Rp 4.180.
>>> Polisi Selidiki Remaja yang Diduga Setrum Bocah di Kramat hingga Pingsan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyusut 1,16% ke Rp 3.410.