Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan sesi I, Kamis (11/6/2026).
Indeks berbalik arah ke zona merah setelah sempat menguat di awal pembukaan.
>>> Kedutaan Besar AS Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026
Berdasarkan data, IHSG merosot 112,979 poin atau 1,91 persen ke level 5.789,397 hingga pukul 12.00 WIB.
Tekanan jual melanda sebagian besar saham di pasar modal.
Tercatat 500 saham mengalami penurunan, 185 saham menguat, dan 128 saham stagnan. Indeks LQ45 juga ikut merosot 10,883 poin ke level 578,594.
Aktivitas perdagangan terpantau padat dengan frekuensi transaksi mencapai 1.530.107 kali. Volume perdagangan menyentuh 22,258 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 12,67 triliun.
Seluruh Sektor Terkoreksi
Seluruh indeks sektoral kompak mengalami koreksi pada perdagangan siang ini. Sektor bahan baku menjadi penekan terdalam dengan kejatuhan mencapai 6,27 persen.
Sektor energi menyusul dengan penurunan sebesar 3,17 persen. Sektor transportasi dan logistik juga melemah 2,94 persen.
Koreksi massal ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar. Ketidakpastian global yang tinggi memicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi ke depan.
Saham Terkoreksi dan Menguat
Sejumlah saham mencatatkan koreksi tajam dan menjadi beban utama indeks. Saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) anjlok 14,18 persen ke Rp 1.785.
Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) merosot 12,89 persen menjadi Rp 845. PT Inggria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) turun 12,30 persen ke Rp 107.
>>> Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Kemendagri 2027 Sebesar Rp6,27 Triliun
PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) melemah 11,69 persen ke Rp 68. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terpangkas 11,64 persen menjadi Rp 645.
Pada kelompok LQ45, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 9,66 persen ke Rp 1.590. Meski pasar tertekan, beberapa saham bergerak melawan arah.
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 3,56 persen ke Rp 2.910. PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 1,93 persen menjadi Rp 1.850.
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) bertambah 1,67 persen menuju Rp 1.215.
Sentimen Regional dan Rupiah
Kondisi serupa terjadi pada pasar saham regional yang mayoritas bergerak di zona merah. Indeks SSE Composite China melemah 0,32 persen ke 3.980,36.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen ke 24.175,91. Indeks The Asia Dow mencatat koreksi 1,04 persen ke 6.311,60.
Namun, beberapa bursa Asia masih bertahan di zona hijau. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat tipis 0,03 persen menjadi 64.200,79.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,04 persen ke 8.656,70. Indeks Kospi Korea Selatan bertambah 0,10 persen ke 7.738,40.
>>> CEO Aprilia Dukung Sanksi Lebih Berat untuk Jorge Martin
Di pasar valas, rupiah melemah terhadap dollar AS. Berdasarkan Bloomberg, rupiah turun 22 poin atau 0,11 persen ke Rp 17.964 per dollar AS.