⌂ Beranda News Iran Peringatkan Aliansi Israel-AS Pasca Serangan Beirut

Iran Peringatkan Aliansi Israel-AS Pasca Serangan Beirut

Iran Peringatkan Aliansi Israel-AS Pasca Serangan Beirut
Gedung parlemen Iran
A A Ukuran Teks16px

Iran telah mengeluarkan peringatan tegas kepada aliansi Israel dan Amerika Serikat menyusul serangan di Beirut.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohammad Baqer Zolqadr, menegaskan bahwa kawasan tersebut akan menjadi neraka bagi mereka jika melakukan kesalahan baru.

>>> Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jadi Pengendali Baru PT Satu Visi Putra Tbk

Zolqadr juga mengimbau pihak lawan untuk mencari sumber ancaman nyata di luar Washington dan Tel Aviv, serta merujuk pada rekam jejak perlawanan panjang Iran.

Ia menyampaikan belasungkawa atas korban di pinggiran selatan Beirut akibat agresi militer pada Minggu (7/6/2026).

Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Aref, menyatakan bahwa operasi militer negaranya telah menunjukkan tingkat pencegahan pertahanan yang berbeda.

Ia menambahkan bahwa langkah taktis tersebut diambil demi kedaulatan negara, namun Iran tetap tidak menginginkan perang terbuka.

"Kami tidak mencari perang, tetapi kami tidak akan ragu sedetik pun dalam membela wilayah dan nilai-nilai kami," tegas Aref.

Ia juga menekankan bahwa operasi tersebut menunjukkan tingkat pencegahan baru oleh Iran yang kuat.

>>> SMA Kemala Taruna Bhayangkara Raih Sertifikat Kurikulum Internasional IBDP

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Ghalibaf, menyatakan bahwa tindakan militer Iran merupakan respons langsung atas ketidakseriusan pihak lawan dalam menjaga komitmen perdamaian.

Ia menyebut bahwa Iran telah mematahkan persamaan gencatan senjata di atas kertas dan pelanggarannya yang berulang kali di lapangan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyoroti konsekuensi bagi aktor yang memicu instabilitas demi kekuasaan politik.

Ia berpendapat bahwa pihak-pihak yang membangun pengaruh dari situasi kekacauan pada akhirnya akan terjebak dalam krisis buatan mereka sendiri.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengumumkan bahwa operasi militer dihentikan sementara setelah memberikan respons kuat kepada Israel.

>>> Said Iqbal Usulkan Revisi Aturan Pekerja Alih Daya ke Kemenaker

Laporan Tasnim menyebutkan konfrontasi akan berlanjut jika agresi di Beirut dan Lebanon selatan tidak dihentikan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru