⌂ Beranda News IHSG Pulih, Saham MINE Menarik Dicermati Investor Ritel

IHSG Pulih, Saham MINE Menarik Dicermati Investor Ritel

IHSG Pulih, Saham MINE Menarik Dicermati Investor Ritel
Ilustrasi gedung perkantoran PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)
A A Ukuran Teks16px

Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan pulih, PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) dinilai menarik untuk dicermati investor ritel.

Emiten ini menawarkan fundamental kuat dan valuasi yang lebih terjangkau.

>>> Jusuf Kalla Bahas Investasi Energi Terbarukan Rp70 Triliun dengan Prabowo

MINE mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 18,1 persen pada kuartal I-2026.

Selain itu, perseroan memiliki kontrak jangka panjang dengan perusahaan tambang besar, yang dipandang mampu menjaga stabilitas kinerja dalam jangka menengah hingga panjang.

Analis pasar modal dari Daksanaya Manajemen, Pardomuan Sihombing, menilai MINE memiliki prospek pertumbuhan menarik. Hal ini ditopang oleh model bisnis kontrak multi-tahun dengan klien tambang berskala besar.

Perusahaan juga berencana memperluas layanan ke komoditas pertambangan di luar nikel. Pardomuan menjelaskan bahwa MINE beroperasi bersama perusahaan tambang dengan cadangan dan umur tambang panjang.

Model bisnis ini memberikan visibilitas pendapatan yang lebih baik dibandingkan emiten yang bergantung pada proyek jangka pendek.

Sifat kontrak jasa pertambangan yang berlangsung dalam periode multi-tahun sering luput dari perhatian investor.

Selama kontraktor mampu memenuhi target produksi dan menjaga standar keselamatan, peluang perpanjangan kontrak hampir selalu terbuka.

Rekam jejak operasional menjadi aset tidak terlihat namun sangat menentukan keberlangsungan bisnis jangka panjang.

>>> Komunitas Indonesia di Australia Galang Dana untuk Korban Kecelakaan Maut

Langkah diversifikasi ke komoditas pertambangan lain dapat menjawab tantangan industri saat ini.

Kemampuan menjaga kualitas operasional dan membangun hubungan jangka panjang dengan mitra juga menjadi modal penting untuk memperluas layanan.

Fundamental perusahaan yang bagus dapat dijadikan pilihan investor di saat pasar mengalami penurunan. Pardomuan menyarankan ini sebagai kesempatan untuk mengakumulasi saham-saham fundamental baik.

Pada kuartal I-2026, MINE membukukan pendapatan Rp 676,19 miliar, naik 18,1 persen secara tahunan, dengan laba komprehensif Rp 61,63 miliar.

Segmen jasa penambangan menjadi tulang punggung dengan kontribusi 89,9 persen dari total pendapatan.

Direktur Operasional MINE, Ade Irawan, menyatakan keberlanjutan bisnis ditopang oleh disiplin operasional terukur, termasuk penerapan standar keselamatan kerja dan capaian Lost Time Injury (LTI).

Klien tambang skala besar tidak hanya melihat kapasitas produksi, tetapi juga aspek keamanan, keandalan, dan komitmen. Hal tersebut yang membuat mereka terus mempercayakan pekerjaan kepada MINE.

>>> Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Sertifikasi Dosen 2026

Ade menambahkan, rekam jejak operasional yang baik menjadi nilai jual tersendiri saat membidik proyek-proyek baru. Kinerja berkelanjutan dicapai melalui operasional yang aman, andal, dan bertanggung jawab.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru