⌂ Beranda News AS Gempur Iran, Targetkan Situs Pertahanan Udara

AS Gempur Iran, Targetkan Situs Pertahanan Udara

AS Gempur Iran, Targetkan Situs Pertahanan Udara
Serangan udara AS ke Iran
A A Ukuran Teks16px

Militer Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan udara terhadap sejumlah target militer di wilayah Iran pada Kamis (11/6) dini hari.

Serangan ini terjadi setelah helikopter militer AS ditembak jatuh di atas Selat Hormuz, yang mengancam gencatan senjata sejak awal April.

>>> Ular Piton 7,8 Meter Telan Wanita di Taliabu Maluku Utara

Target dan Respons Iran

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut menyasar infrastruktur pengintaian, sistem komunikasi, serta situs pertahanan udara di seluruh Iran.

"Aset-aset Korps Marinir, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut AS menembakkan sejumlah amunisi presisi ke target-target Iran yang menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan kapal-kapal komersial," kata CENTCOM.

Pemerintah Iran membantah pernyataan Presiden AS terkait upaya negosiasi penghentian konflik. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut klaim tersebut sebagai "dalih untuk menghindari perang".

Sebagai pembalasan, pasukan militer Iran mengklaim telah menggempur sedikitnya 18 target militer utama milik AS di kawasan Timur Tengah.

>>> Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi demi Jaga Daya Beli Masyarakat

Otoritas Teheran mengumumkan serangan balasan tersebut berhasil mengenai sejumlah pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Presiden AS Donald Trump menuduh negosiator Iran tidak serius dalam perundingan damai dan mengancam akan meluncurkan serangan yang lebih masif.

Trump juga membeberkan adanya operasi militer senyap di jalur laut strategis.

"Bulan lalu, saya memerintahkan militer AS untuk melaksanakan misi rahasia mendukung kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz," katanya.

>>> Timnas Spanyol Percaya Diri Hadapi Semua Lawan di Piala Dunia 2026

Trump mengklaim AS berhasil mengamankan jalur bagi 100 juta barel minyak serta lebih dari 200 kapal komersial melewati Selat Hormuz yang diblokade Iran.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru