⌂ Beranda News Dunia Hari Ini: Penembakan Massal di Afrika Selatan hingga Konflik Beruang Jepang

Dunia Hari Ini: Penembakan Massal di Afrika Selatan hingga Konflik Beruang Jepang

Dunia Hari Ini: Penembakan Massal di Afrika Selatan hingga Konflik Beruang Jepang
Ilustrasi penembakan massal di permukiman dekat Johannesburg, Afrika Selatan
A A Ukuran Teks16px

Aksi penembakan misterius terjadi di permukiman kumuh Jumpers, Cleveland, sekitar 6 km dari pusat kota Johannesburg, Afrika Selatan.

Lebih dari 10 tersangka kini diburu polisi.

>>> AS Gempur Iran, Targetkan Situs Pertahanan Udara

Kelompok penyerang menggunakan minibus Toyota putih dan masuk melalui dua akses jalan berbeda pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Mereka melepaskan tembakan membabi buta di beberapa titik sebelum melarikan diri.

Korban jiwa terdiri dari sembilan laki-laki dan tiga perempuan. Sebelas orang tewas di lokasi, satu lainnya meninggal di rumah sakit.

Motif penyerangan masih belum diketahui dan belum ada pelaku yang ditangkap.

Vonis Ringan untuk Perwira Militer dalam Kasus Andrie Yunus

Pengadilan militer menjatuhkan hukuman penjara hingga tiga tahun terhadap empat perwira intelijen militer. Mereka terbukti bersalah menyiram air keras kepada aktivis HAM Andrie Yunus.

Hukuman ini lebih ringan dari tiga draf dakwaan sebelumnya. Masing-masing terdakwa mendapat vonis tiga tahun, 2,5 tahun, dua tahun, dan 1,5 tahun penjara.

Dua perwira yang melakukan penyiraman langsung juga dipecat secara tidak hormat.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengkritik putusan tersebut.

Menurutnya, vonis itu gagal mempertimbangkan keterlibatan aktor lain atau rantai komando, padahal investigasi independen menuding setidaknya 14 orang terlibat.

>>> Ular Piton 7,8 Meter Telan Wanita di Taliabu Maluku Utara

Usman menilai putusan tersebut melindungi integritas institusional militer dan melindungi rantai komando dari pengawasan.

Dakwaan Tragedi Kebakaran Apartemen Hong Kong

Otoritas hukum Hong Kong mendakwa tujuh individu dan dua korporasi terkait kebakaran di Wang Fuk Court.

Peristiwa tahun lalu itu menewaskan 168 orang dan menjadi salah satu kebakaran apartemen paling mematikan di dunia.

Dakwaan meliputi pembunuhan, konspirasi penipuan, pencucian uang, menghalangi keadilan, dan penggelapan pajak. Pelanggaran sistem keselamatan menjadi sorotan utama.

Pengacara Victor Dawes mengatakan hampir semua sistem keselamatan kebakaran gagal karena kesalahan manusia.

Konflik Beruang di Jepang Meningkat

Serangan beruang di pabrik baja Fukushima pekan lalu melukai empat pekerja.

Insiden terekam kamera CCTV dan memperpanjang catatan kelam tahun lalu yang menewaskan 13 orang serta melukai lebih dari 220 orang.

Lembaga Kumamap mencatat hampir 5.000 laporan pertemuan manusia-beruang antara April hingga Juni, naik 36 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Pemerintah Jepang memperkirakan populasi beruang mencapai 58.000 ekor pada Maret.

>>> Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi demi Jaga Daya Beli Masyarakat

Otoritas menyiapkan langkah mitigasi: pemusnahan massal sistematis, penambahan staf pengendalian beruang di tingkat kota, dan penggandaan jumlah perangkap.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru