⌂ Beranda News Psikolog: Karier Berbeda Jurusan Kuliah Bukan Kegagalan

Psikolog: Karier Berbeda Jurusan Kuliah Bukan Kegagalan

Psikolog: Karier Berbeda Jurusan Kuliah Bukan Kegagalan
Psikolog menjelaskan karier berbeda jurusan bukan kegagalan
A A Ukuran Teks16px

Lulusan perguruan tinggi tidak perlu menganggap perpindahan jalur karier sebagai kegagalan meskipun bekerja di luar bidang studi yang ditempuh.

Pandangan ini disampaikan oleh Psikolog Ibunda. id, Danti Wulan Manunggal, S.

>>> Sistem Tiket Ragunan Dikeluhkan, DPRD Minta Evaluasi

Psi. , Psikolog, dalam wawancara pada Kamis (11/6/2026).

Menurut Danti, pola pikir bahwa pekerjaan harus selalu linier dengan latar belakang pendidikan formal kini mulai bergeser.

Fleksibilitas psikologis yang tinggi membuat lulusan muda mampu melihat keterampilan mereka sebagai kemampuan yang dapat diterapkan di berbagai bidang.

"Dari sudut pandang psikologi karier, lulusan yang memiliki fleksibilitas psikologis tinggi cenderung melihat bahwa keterampilan yang mereka miliki bersifat transferable atau bisa diterapkan di berbagai bidang," ujar Danti.

Kunci Adaptasi di Era Modern

Ia menambahkan bahwa kemampuan beradaptasi karier atau career adaptability menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah perubahan dunia kerja.

Ketidaksesuaian latar belakang studi dengan pekerjaan saat ini terbukti tidak otomatis berdampak negatif pada kesehatan mental atau kepuasan kerja.

"Mereka melihat ketidaksesuaian ini sebagai peluang untuk memperluas portofolio keterampilan, bukan sebagai kegagalan akademis," kata Danti.

>>> Panduan Lengkap Update iOS 27 Beta di iPhone dengan Aman

Menurut Danti, para lulusan memiliki logika berpikir dari jurusan lama yang bisa diintegrasikan ke dalam bidang baru.

Kemampuan adaptasi tersebut membentuk karakter pekerja yang unik dan inovatif dalam menyelesaikan masalah.

"Mereka mampu mengintegrasikan logika berpikir dari jurusan lama ke dalam bidang baru, yang sering kali membuat mereka menjadi pekerja yang unik dan inovatif," ujarnya.

Danti menyarankan agar lulusan muda segera mengubah paradigma karier yang kaku. Model karier modern lebih mengedepankan pembelajaran mandiri dan kemampuan adaptasi dibandingkan sekadar gelar akademis.

"Lepaskan mitos bahwa karier harus berupa garis lurus yang searah dengan ijazah," kata Danti.

Melalui konsep protean career, perubahan arah pekerjaan tidak lagi dipandang negatif.

>>> Menkeu Respons Ajakan Pindah ke Pertalite: Tak Semua Pengguna Pertamax Beralih

Model karier yang dikemudikan secara mandiri ini mengukur keberhasilan berdasarkan proses belajar untuk menemukan jalur yang paling sesuai dengan kebutuhan hidup.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru