⌂ Beranda News Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1 Miliar untuk Kelompok Rentan di Pringsewu

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1 Miliar untuk Kelompok Rentan di Pringsewu

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1 Miliar untuk Kelompok Rentan di Pringsewu
Penyerahan bantuan ATENSI Kemensos di Pringsewu
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp1.036.411.418 kepada masyarakat kelompok rentan di Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Penyaluran bantuan ini dilakukan dalam rangka bakti sosial memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2026.

>>> Pemerintah dan DPR Sepakati Target Defisit APBN 2027

Bantuan difasilitasi oleh Kemensos melalui Sentra Handayani yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Sasaran penerima manfaat meliputi lanjut usia, anak, penyandang disabilitas, serta keluarga yang membutuhkan dukungan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Pernyataan Wakil Menteri Sosial

Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya untuk memberikan pelayanan sosial bagi kelompok rentan.

"Di era Pak Prabowo ini tidak boleh pemimpin menjauhi masyarakatnya. Kita harus memahami kondisi kehidupan masyarakat dan memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak," ujar Agus Jabo Priyono.

Ia juga menambahkan perlunya sinergi yang kuat antara kementerian pusat dengan pemerintah di tingkat daerah demi menyukseskan program kesejahteraan.

"Ini adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bekerja bersama-sama memuliakan saudara-saudara kita yang rentan dan kurang mampu supaya mereka bisa tersenyum dan hidup lebih sejahtera," kata Agus Jabo Priyono.

Apresiasi Bupati Pringsewu

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kementerian Sosial yang mengucurkan bantuan ke wilayahnya.

>>> Viral Bocah Hadang Pemotor Lawan Arus di Simpang Ciawi Bogor

Menurut catatan Pemkab Pringsewu, intervensi berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi dari pemerintah telah berhasil menurunkan angka kemiskinan daerah dari 8,32 persen pada 2024 menjadi 7,6 persen pada 2025.

"Kami berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Kementerian Sosial dapat terus berjalan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Riyanto Pamungkas.

Manfaat Langsung bagi Warga

Manfaat dari program pemberdayaan ini turut dirasakan langsung oleh Dewi Harnum, warga berusia 36 tahun dari Desa Way Ngison yang kini menjalankan usaha pengolahan singkong menjadi MOCAF.

"Alhamdulillah, terima kasih karena dengan pemberdayaan ini dapat membantu menambah penghasilan keluarga untuk kehidupan sehari-hari," ungkap Dewi Harnum.

Selain Dewi, bantuan berupa sarana mobilitas juga diberikan kepada pedagang kopi dan jagung bakar penyandang disabilitas asal Desa Sidoharjo bernama Suripto untuk mendukung usahanya.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan pekerjaan saya. Terima kasih kepada Kementerian Sosial dan semua pihak yang telah membantu," ucap Suripto.

Rangkaian bakti sosial di Pringsewu ini juga mencakup penyediaan pemenuhan kebutuhan hidup layak, modal kewirausahaan, perlengkapan sekolah, alat bantu aksesibilitas, layanan operasi katarak, pemeriksaan kesehatan, isbat nikah, hingga khitanan massal.

>>> JTBC Klarifikasi Audio Bocor yang Diduga Sindir Son Heung-min

Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Kepala Sentra Handayani Hisam Kholil, serta unsur Forkopimda setempat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru