Asisten lapangan SPPG Kubangsari, Dheny Siswanto, memberikan klarifikasi terkait video viral relawan yang melakukan aksi debus memakan kaca lampu di atas mobil MBG di Desa Kubangsari, Kecamatan Ketanggungan, Brebes.
Video tersebut ramai di media sosial dan memicu asumsi warganet bahwa tayangan itu seolah menantang serta memamerkan kekuatan.
>>> PUMA Indonesia Gelar Speedcat Multiverse, Eksplorasi Ekspresi Diri
"Jadi tidak betul video ini untuk menakuti pihak lain. Ini murni hiburan setelah selesai kerja," katanya dilansir dari Detikcom, Kamis (11/5/2026).
Menurut Dheny, dokumentasi asli berdurasi 58 detik itu diunggah melalui akun resmi SPPG sebelum hari raya Idul Adha.
Pelaku atraksi di dalam video adalah Alfajar alias Yayang, seorang relawan bagian distribusi makanan yang menguasai keahlian sulap dan debus.
>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter Imbas Konflik Timur Tengah
Dheny menambahkan bahwa konten yang dipublikasikan sebenarnya juga memuat hiburan lain berupa seni sulap yang mengubah ompreng kosong menjadi berisi makanan dengan iringan musik tarling pantura.
"Sebenarnya ada adegan sulap, tapi dipotong. Kemudian diberi narasi negatif yang menyudutkan SPPG.
Lagunya juga sudah beda, karena aslinya lagu khas tarling pantura," ujar Dheny.
>>> Paragon Wardah Buka Beasiswa Program Ri'aya 2026 di Qatar untuk Perempuan Muda
Pihak manajemen SPPG menyesalkan tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan ulang potongan video tersebut dengan narasi yang menyudutkan organisasi mereka.