⌂ Beranda News Cuaca Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Utara

Cuaca Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Utara

Cuaca Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Utara
Ilustrasi cuaca panas di stadion Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Utara menghadapi ancaman serius dari cuaca ekstrem. Suhu tinggi, kelembapan tinggi, dan potensi badai petir diprediksi menjadi tantangan besar bagi fisik pemain.

Lembaga World Weather Attribution memperkirakan sekitar 25 persen pertandingan berpotensi digelar dalam kondisi di luar batas aman.

>>> Pertamina Bantah Pembatasan Pembelian Pertalite Rp50 Ribu

Riset Climate Central menunjukkan perubahan iklim meningkatkan risiko suhu panas yang memengaruhi performa pemain pada 97 dari 104 laga.

Kota Tuan Rumah dengan Risiko Tinggi

Kelembapan tinggi di kota-kota seperti Miami, Houston, Dallas, dan Monterrey diprediksi menyulitkan proses penguapan keringat untuk mendinginkan tubuh.

Sementara itu, Mexico City yang berada di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut menambah tantangan bagi pemain yang belum beradaptasi.

Profesor Fisiologi dari University of Oregon, Chris Minson, menjelaskan bahwa sekitar 75 persen energi yang dikeluarkan atlet saat bertanding berubah menjadi panas tubuh.

Hanya 25 persen yang benar-benar digunakan untuk aktivitas fisik.

>>> Pemprov Jateng Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Tambang Galian C

FIFA telah menyiapkan kebijakan jeda hidrasi tiga menit di setiap babak. Namun, langkah antisipasi darurat ekstra dinilai tetap krusial.

"Jika ada pemain yang terlihat linglung, tidak bisa berpikir dengan jelas, atau bahkan kolaps di lapangan, mereka harus segera didinginkan," tegas Minson.

Dampak cuaca panas dan lembap juga dianalisis dari sisi taktis. "Suhu dan kelembapan yang lebih tinggi kemungkinan akan memperlambat permainan.

Pemain akan kesulitan menjaga keseimbangan antara tenaga eksplosif dan daya tahan jangka panjang," ujar Ryan Calsbeek, Profesor Ilmu Biologi dari Dartmouth College.

Ancaman kesehatan tidak hanya mengintai atlet. Badan Kesehatan Internasional Khusus Benua Amerika (PAHO) mengeluarkan peringatan bagi wisatawan di kota tuan rumah.

>>> IHSG Tembus 6.000 dan Rupiah Menguat, Optimisme Investor Meningkat

PAHO mengimbau untuk memperbanyak minum air putih, beristirahat di tempat teduh, dan membatasi aktivitas saat suhu melebihi batas normal.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru