Honda Racing Indonesia kembali memulai musim balap 2026 dengan mengandalkan Honda Civic Type R FL5.
Mobil performa tinggi ini akan bertarung di kelas tertinggi Indonesia Touring Car Race (ITCR) 3600.
>>> Cuaca Ekstrem Ancam Piala Dunia 2026 di Amerika Utara
Mobil hatchback tersebut akan memamerkan performanya pada ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026.
Kepercayaan tim terhadap model ini didasarkan pada dominasinya di lintasan balap nasional selama beberapa musim terakhir.
Rekam Jejak Juara
Bersama pebalap Alvin Bahar, Civic Type R membawa tim meraih gelar juara nasional ITCR 3600 secara berturut-turut dari 2022 hingga 2025.
Memasuki musim baru, tim menurunkan varian FL5 dengan mesin 2.000 cc turbo.
Perpaduan tenaga mesin besar, pengendalian presisi, dan kekuatan sasis menjadi modal utama. Kehadiran mobil ini juga menjadi simbol konsistensi tim dalam membangun tradisi kompetitif di motorsport Indonesia.
"Setiap pembalap punya cerita dan perjalanan yang berbeda. Kami percaya bahwa perkembangan seseorang tak terjadi dalam semalam.
Terpenting adalah memberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan terus menjadi lebih baik," ujar Alvin Bahar, Director sekaligus pebalap Honda Racing Indonesia.
>>> Pertamina Bantah Pembatasan Pembelian Pertalite Rp50 Ribu
Musim ini menghadirkan tantangan baru bagi Alvin Bahar untuk mempertahankan prestasi di kelas ITCR 3600.
Sebelumnya, Honda Racing Indonesia memburu empat gelar nasional ITCR 2025 di Mandalika, dengan Avila dan Alvin Bahar memimpin klasemen.
Seri pembuka dan kedua MFoS 2026 akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 13-14 Juni 2026.
Agenda tersebut menandai awal perjuangan tim untuk meraih hasil terbaik sepanjang musim.
Selain mobil andalan di kelas utama, tim juga menerjunkan Honda Brio RS di kelas ITCR 1200.
Mobil hatchback kompak itu dikemudikan oleh pebalap muda Avila Bahar dan Andri Abirezky.
>>> Pemprov Jateng Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Tambang Galian C
Langkah ini merupakan bagian dari program regenerasi Honda Racing Indonesia. Strategi kombinasi dua model kendaraan menunjukkan komitmen tim dalam menjaga keseimbangan antara prestasi dan pembinaan talenta baru.