⌂ Beranda News Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi

Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi

Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi
Grafik harga Bitcoin menembus 63.000 dollar AS
A A Ukuran Teks16px

Namun, bayang-bayang tekanan pasar belum sepenuhnya mereda.

Industri kripto masih menghadapi tantangan seperti volume transaksi rendah, tren penarikan dana dari ETF, dan ketidakpastian makroekonomi global.

Kombinasi ini membuat lonjakan harga Bitcoin rentan mengalami koreksi jika sentimen di pasar keuangan konvensional kembali melemah.

Investor disarankan tidak hanya terpaku pada pergerakan harga jangka pendek, tetapi juga mencermati kualitas reli. Ketahanan harga di atas level kunci lebih krusial dibandingkan pencapaian target harga sesaat.

"Yang perlu diperhatikan bukan hanya apakah Bitcoin bisa menyentuh 65.000 dollar AS, tetapi apakah harga mampu bertahan di atas level kunci tersebut.

Jika kenaikan hanya didorong sentimen sesaat tanpa dukungan volume, ETF inflow, dan kepastian makro, maka risiko koreksi tetap terbuka," kata Fyqieh.

Untuk jangka pendek, proyeksi pergerakan Bitcoin berada dalam fase optimistis yang penuh kehati-hatian.

Peluang penguatan menuju target 64.000-65.000 dollar AS tetap terjaga selama harga tidak merosot ke bawah 62.000 dollar AS.

Arah pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh reaksi pasar terhadap hasil pertemuan The Fed, dinamika arus dana ETF, dan fluktuasi sentimen risiko global.

>>> Menko Muhaimin Minta Program Makan Bergizi Gratis Prioritaskan Daerah 3T

Bitcoin saat ini berada di fase krusial dengan momentum penguatan yang mulai terbentuk, tetapi pasar masih menantikan konfirmasi lebih solid untuk melanjutkan reli.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru