Shopee meluncurkan Program Ekspor FLEXI pada tahun 2025 sebagai inovasi terbaru untuk mendukung UMKM lokal menembus pasar global.
Program ini memberikan keleluasaan bagi penjual dalam mengelola strategi bisnis mereka sendiri di luar negeri.
>>> Polisi Amankan Pemuda yang Beli Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
Berbeda dengan Program Ekspor Shopee reguler yang mengelola operasional secara otomatis, FLEXI memberikan akses dan kendali penuh kepada penjual.
Mulai dari penetapan harga, aktivasi promosi, hingga operasional toko dapat diatur sendiri sesuai karakteristik pasar.
Penjual dapat mengelola sub akun toko luar negeri langsung dari Seller Center Indonesia. Hal ini membuat integrasi lebih mudah dan terpusat.
Dalam hal harga, penjual memiliki kendali penuh untuk menentukan harga jual sesuai margin keuntungan yang diinginkan. Shopee tetap menyediakan harga rekomendasi sebagai referensi agar tetap kompetitif.
Fitur promosi yang tersedia meliputi Iklan Shopee, Live Shopping, Affiliate Marketing Solution (AMS), dan Shop Decoration.
Semua fitur ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan di luar negeri.
Operasional toko seperti chat dengan pembeli juga dikelola sepenuhnya oleh penjual melalui Seller Centre. Namun, Shopee tetap membantu memastikan kemudahan transaksi dan pengiriman ke luar negeri.
Saat ini, Program Ekspor Shopee FLEXI telah memfasilitasi ekspor ke Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Rencana ekspansi ke lebih banyak negara akan dilakukan ke depannya.
Kriteria dan Cara Daftar
Untuk bergabung, penjual harus memiliki minimal 1 produk aktif dengan stok tersedia dan telah aktif berjualan setidaknya 1 bulan.
>>> Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Akibat Pemborosan
Selain itu, minimal 3 penjualan dalam 30 hari terakhir diperlukan.
Toko harus memiliki rating minimal 4,6 dan akumulasi poin penalti di bawah 3.
Tingkat pembatalan pesanan maksimal 3% dan tingkat pengembalian di bawah 1% dalam 90 hari terakhir.
Penjual tidak boleh menjual produk yang dilarang di Shopee serta tidak sedang mengaktifkan Mode Libur. Toko tidak boleh tergabung dalam layanan Dikelola Shopee.
Jasa kirim yang diaktifkan meliputi ID Express, JNE Reguler, Ninja Xpress, SiCepat REG, dan SPX Express Standard. Penjual juga tidak memiliki riwayat aktivitas atau transaksi yang tidak wajar.
Pendaftaran dilakukan melalui Laman Edukasi Shopee atau tautan khusus Shopee Ekspor. Penjual mengisi formulir pendaftaran resmi dan memilih opsi Buat Baru Toko Ekspor Shopee FLEXI untuk negara tujuan.
Untuk verifikasi, penjual perlu memasukkan email baru khusus negara tujuan jika belum memiliki Akun Utama/Sub Akun. Jika sudah, cukup login ulang di halaman Shopee FLEXI.
Status pendaftaran dapat dipantau melalui Pengaturan Toko, lalu ke menu Program Ekspor Shopee FLEXI.
>>> Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi
Program ini menjadi langkah strategis bagi UMKM yang ingin naik kelas dan memperluas jangkauan pasar global.