Presiden Amerika Serikat Donald Trump membangun arena raksasa di South Lawn Gedung Putih untuk menggelar turnamen Ultimate Fighting Championship (UFC).
Acara ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahunnya yang ke-80 pada Minggu, 14 Juni 2026 mendatang.
>>> Polisi Periksa Pria Terduga Pelaku Pelecehan Anjing di Penjaringan
Fasilitas bernama "The Claw" seberat 600 ton tersebut menuai kecaman dari berbagai kritikus.
Acara bertajuk "UFC Freedom 250" dengan hadiah sebesar US$ 69 juta ini dinilai tidak peka di tengah lonjakan biaya hidup warga sipil akibat perang melawan Iran.
Donald Trump menyatakan bahwa kompetisi seni bela diri campuran tanpa sarung tangan tinju tersebut merupakan sarana yang baik untuk memperingati hari ulang tahunnya sekaligus memulai perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Trump menegaskan bahwa seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung oleh pihak promotor.
"Mereka adalah orang-orang yang paling kasar yang pernah Anda temui.
>>> Mahasiswa IPB Sepakati Ekspor Produk Pertanian Rp33 Miliar ke China
Jika Anda belum banyak melihatnya, Anda tidak akan mempercayainya," kata Trump saat berbicara kepada New York Post pada Kamis (11/6).
Pihak Gedung Putih mengonfirmasi bahwa sekitar 4.000 penonton akan menghadiri pertandingan secara langsung di lokasi.
Lebih dari separuh kursi dialokasikan bagi personel militer Amerika Serikat.
Selain itu, terdapat sekitar 125.000 orang yang dijadwalkan menyaksikan laga melalui layar raksasa di kawasan Ellipse.
Rencana penyelenggaraan turnamen ini sempat menghadapi gugatan hukum atas dugaan penyalahgunaan lahan publik untuk menguntungkan sekutu politik presiden.
>>> Pelemahan Rupiah Kerek Biaya Servis Motor Honda di Bengkel Resmi
Namun, tuduhan tersebut secara resmi dibantah oleh pihak Gedung Putih.