⌂ Beranda News AS Tempatkan Skuadron Kapal Selam Nuklir di Australia pada 2026

AS Tempatkan Skuadron Kapal Selam Nuklir di Australia pada 2026

AS Tempatkan Skuadron Kapal Selam Nuklir di Australia pada 2026
Kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat di pelabuhan Australia
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Amerika Serikat bersiap mengerahkan skuadron kapal selam bertenaga nuklir ke pelabuhan angkatan laut strategis di Australia pada tahun 2026.

Langkah ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Australia Richard Marles pada Jumat (12/6) dan merupakan bagian dari realisasi perjanjian pertahanan AUKUS antara AS, Australia, dan Inggris.

>>> 5 Zodiak Paling Beruntung pada Pekan 15-21 Juni 2026

Empat Kapal Selam AS Beroperasi Bergilir

Empat kapal selam milik armada AS dijadwalkan mulai beroperasi secara bergilir di pangkalan pantai barat Australia pada tahun depan.

Pengawasan operasional seluruh kapal selam itu akan berada di bawah kendali penuh personel Skuadron Kapal Selam AS 3.

Dalam pelaksanaannya, unit militer AS akan berkolaborasi aktif dengan personel pertahanan Australia dan Inggris.

"AUKUS berjalan sesuai rencana dan sedang berlangsung sekarang," kata Marles.

AS juga akan memanfaatkan momentum ini untuk memberikan pelatihan intensif bagi militer lokal.

Pasukan AS siap melatih dan membantu Australia agar mampu mengoperasikan armada kapal selam bertenaga nuklirnya sendiri secara mandiri di masa depan.

Penempatan armada di pangkalan dekat Perth bertujuan mendekatkan jangkauan angkatan laut AS ke Laut China Selatan.

>>> Airlangga Hartarto Ungkap Ketangguhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Area tersebut kini menjadi fokus krusial seiring meningkatnya tensi geopolitik antara Beijing dan Taiwan.

Agenda penguatan kerja sama ini sempat diwarnai dinamika politik di internal negara mitra.

Kunjungan kerja Marles ke London pekan ini untuk membahas kelanjutan proyek AUKUS dibayangi oleh mundurnya Menteri Pertahanan Inggris John Healey secara mendadak karena persoalan anggaran domestik.

Komitmen dukungan terhadap proyek AUKUS tetap disampaikan Healey setelah pertemuan resmi dengan Marles pada Kamis (11/6).

Pengadaan teknologi ini tercatat sebagai proyek pertahanan paling mahal dalam sejarah Australia.

Berdasarkan lini masa pakta AUKUS, Canberra ditargetkan membeli tiga unit kapal selam bekas pakai dari AS mulai tahun 2032.

>>> Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Tembus Peringkat 100 Besar FIFA

Selain itu, pemerintah Australia juga berkomitmen membangun kelas baru kapal selam bertenaga nuklir hasil kolaborasi manufaktur bersama Inggris.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru