⌂ Beranda News Pemkot Surakarta Mediasi Penolakan Pembangunan GKJ Banyuanyar

Pemkot Surakarta Mediasi Penolakan Pembangunan GKJ Banyuanyar

Pemkot Surakarta Mediasi Penolakan Pembangunan GKJ Banyuanyar
Mediasi pembangunan GKJ Banyuanyar oleh Pemkot Surakarta
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Kota Surakarta bergerak cepat menangani penolakan rencana pendirian Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari.

Penolakan muncul dari sekelompok massa yang sempat memicu ketegangan.

>>> Promo JSM Indomaret 12-14 Juni 2026: Daftar Produk Diskon

Kepala Kesbangpol Kota Surakarta, Agus Santoso, mengatakan aksi penolakan dipicu kesalahpahaman. Massa mengira pertemuan internal panitia pembangunan sebagai agenda sosialisasi resmi.

Mereka juga menganggap proses pembangunan sudah berjalan meskipun izin tertulis belum lengkap.

Langkah Mediasi

Kesbangpol mengundang panitia pendirian gereja dan perwakilan warga yang menolak pada Kamis (11/6). Langkah ini diambil untuk menjembatani komunikasi dan meluruskan persepsi.

>>> Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 di Ulee Lheue Lukai 15 Orang

Agus menjelaskan, panitia pembangunan diarahkan melengkapi izin sesuai Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No 8-9/2026.

Syaratnya meliputi 90 orang pengguna dan persetujuan 60 warga setempat yang ber-KTP dan berdomisili di wilayah tersebut, serta pengajuan IMB.

Kesbangpol menyarankan pengurusan berkas legalisasi segera diselesaikan di tingkat kelurahan. Masyarakat setempat diminta menahan diri demi menjaga kondisi kondusif di Solo.

>>> Putra Tri Ramadani Melesat ke Peringkat Dua Dunia Lead Series 2026

Kementerian Agama Kota Surakarta turut memberikan tanggapan. Kasubag TU Kemenag Solo, Bagus Sigit, menegaskan pihaknya memastikan syarat dalam Peraturan Bersama Menteri terpenuhi tanpa intervensi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru