⌂ Beranda News ASDP Berikan Pendampingan Korban Kebakaran KMP Aceh Hebat 2 di Banda Aceh

ASDP Berikan Pendampingan Korban Kebakaran KMP Aceh Hebat 2 di Banda Aceh

ASDP Berikan Pendampingan Korban Kebakaran KMP Aceh Hebat 2 di Banda Aceh
Kapal KMP Aceh Hebat 2 terbakar di pelabuhan
A A Ukuran Teks16px

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memfokuskan upaya pada pemulihan kondisi dan pemberian pendampingan bagi para korban insiden kebakaran KMP Aceh Hebat 2.

Peristiwa ini terjadi di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Jumat (12/6/2026).

>>> TNI Dikerahkan Bantu Polisi Amankan Demo Mahasiswa di Tosari

Sebanyak 15 orang mengalami luka bakar akibat kebakaran tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dugaan awal, ledakan di ruang mesin kapal dipicu oleh letupan pada sistem hidrolik pintu kedap otomatis.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah ini. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk mendampingi seluruh korban selama proses pemulihan.

"Kami turut mendoakan agar seluruh korban diberikan kekuatan dan dapat segera pulih," ujar Heru Widodo.

Manajemen ASDP terus berkoordinasi erat dengan instansi terkait. Tujuannya untuk memastikan seluruh kebutuhan perawatan korban dan keluarga yang terdampak terpenuhi secara maksimal.

Awak kapal dinilai berhasil mencegah dampak kebakaran yang lebih besar.

Hal ini berkat penerapan prosedur tanggap darurat dan pemadaman awal yang membuat api padam dalam waktu sekitar tiga hingga empat menit.

"Kami ingin memastikan bahwa para korban dan keluarga tidak menghadapi situasi ini sendirian," tambah Heru Widodo.

>>> Jude Bellingham: Pentingnya Dukungan Suporter untuk Inggris di Piala Dunia 2026

Perusahaan memastikan fokus utama saat ini adalah memberikan perawatan medis terbaik. Langkah ini diambil sebelum melakukan evaluasi menyeluruh terkait keselamatan operasional armada.

General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menyatakan jajarannya mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk rumah sakit, KSOP, Kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

"Kami secara konsisten akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam proses investigasi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut," ungkap Andri Setiawan.

ASDP menyatakan dukungan penuh terhadap jalannya penyelidikan. Tujuannya untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran sekaligus memperkuat standar keamanan pelayaran di masa depan.

"Kami berkomitmen mendukung penuh proses investigasi yang berlangsung serta melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bagian dari upaya memperkuat standar keselamatan operasional,” jelas Andri Setiawan.

Manajemen ASDP mengapresiasi tinggi seluruh kru kapal, petugas pelabuhan, dan tenaga kesehatan. Mereka bergerak cepat menangani situasi darurat di lapangan.

"Keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta seluruh insan yang bekerja di lingkungan operasional ASDP akan selalu menjadi prioritas utama perusahaan," tegas Heru Widodo.

ASDP Cabang Banda Aceh terus mendampingi para korban di rumah sakit sembari menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian.

>>> Pertamina Hulu Rokan Buka Lowongan Magang untuk Lulusan D3-S1

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan aspek keselamatan sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan layanan penyeberangan yang andal dan aman,” pungkas Heru Widodo.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru