PT Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan bahan bakar minyak subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi aman dan mencukupi.
Perusahaan telah menyiapkan skema penguatan distribusi untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di wilayah tertentu.
>>> Pemprov Jabar Jamin Sekolah Swasta Gratis Pasca Kisruh SPMB
Penyaluran Pertalite di seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berjalan normal sesuai penugasan pemerintah.
Kelancaran pasokan ini didukung oleh sistem logistik dan infrastruktur yang terintegrasi di seluruh Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau stok dan penyaluran BBM secara real-time untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Optimalisasi rantai pasok energi dilakukan melalui penguatan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur, fasilitas penyimpanan, armada distribusi, hingga sistem monitoring digital.
Jaringan infrastruktur yang tersebar dari Sabang hingga Merauke mempermudah perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan dan memungkinkan respons cepat jika diperlukan tambahan suplai.
>>> Bawaslu Buka Pendaftaran Beasiswa S1-S3 untuk PNS di Universitas Indonesia
Menanggapi kondisi antrean pengendara yang sempat terlihat di SPBU Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Roberth memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus dilakukan.
Langkah antisipatif disiapkan untuk memastikan layanan energi tetap optimal. Jika terjadi peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, skema penguatan distribusi telah disiapkan.
Penyaluran BBM bersubsidi ini dipastikan berjalan sesuai regulasi pemerintah. Masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan energi, membeli BBM sesuai kebutuhan, peruntukan, dan jenis kendaraan.
Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi secara optimal dan memastikan ketersediaan Pertalite terjaga.
>>> Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 per Gram pada 13 Juni 2026
Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan dapat diakses melalui Pertamina Contact Center 135.