Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk memperkuat kerja sama sosial ekonomi di wilayah perbatasan.
Penguatan ini dilakukan melalui Persidangan Ke-19 Sekretariat Bersama (SEKBER) KK/JKK SOSEK MALINDO Tahun 2026 yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.
>>> Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan Pertalite Aman dan Cukup
Pertemuan bilateral ini dihadiri oleh delegasi dari kedua negara, termasuk perwakilan dari wilayah perbatasan seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sarawak, Sabah, dan Melaka.
Forum ini berfungsi sebagai wadah pembahasan isu-isu strategis di perbatasan.
Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara (Waskoban) Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Amran, yang juga menjabat sebagai Ketua Sekretariat KK SOSEK Indonesia, menyatakan bahwa persidangan ini penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis.
Salah satu fokus utama dalam persidangan adalah rencana pengoperasian Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kalimantan Barat. PLB ini dijadwalkan akan memasuki tahapan peluncuran lunak dalam waktu dekat.
Selain itu, kedua negara juga merumuskan revisi Terms of Reference (TOR) KK/JKK SOSEK MALINDO.
Revisi ini bertujuan untuk menindaklanjuti arahan dari Pertemuan Ke-18 High Level Committee (HLC) Malindo 2025 agar kolaborasi yang terjalin dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat di kawasan perbatasan.
>>> Pemprov Jabar Jamin Sekolah Swasta Gratis Pasca Kisruh SPMB
Amran berharap persidangan ini dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang membangun untuk meningkatkan kemajuan kerja sama perbatasan Indonesia-Malaysia.
Pertemuan di Bandung ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pertemuan Ke-17 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Malaysia yang sebelumnya telah dilaksanakan di Jakarta pada 3 Juni 2026.
Seluruh kesepakatan yang dicapai dalam persidangan ini akan dijadikan bahan rekomendasi resmi.
Rekomendasi tersebut akan digunakan untuk menindaklanjuti keputusan Persidangan Ke-40 KK/JKK SOSEK MALINDO Tahun 2025 dan menjadi masukan untuk agenda pertemuan selanjutnya.
Dalam persidangan ini juga terjadi pergantian kepemimpinan pada posisi Ketua Sekretariat JKK SOSEK Malaysia.
>>> Bawaslu Buka Pendaftaran Beasiswa S1-S3 untuk PNS di Universitas Indonesia
Jabatan tersebut kini resmi diemban oleh Mohamad Badrie Bin Abdul Rahim, menggantikan pejabat sebelumnya, Azizah Binti Mohamed Said.